Kepala Dispermades Pemalang : Pembangunan Tak Terealisasi Jika Tanpa TMMD

Pemalang – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Kadispermades) Kabupaten Pemalang, Drs. Tetuko Raharjo, M.Si (kemeja putih), menegaskan bahwa pihaknya sangat mendukung penuh Kodim 0711 Pemalang dalam membangun total wilayahnya, Desa Jatiroyom Kecamatan Bodeh.

Menurutnya, lokasi TMMD Reguler sangat berat yaitu memangkas sisi Bukit Maribaya petak 104 areal Perhutani RPH Kaliwadas KPH Pemalang, sehingga memerlukan pengerahan tenaga yang ekstra. Jalan penghubung antar desa yang selama ini setapak dan mati, karena hanya dapat diakses dengan motor trail atau modifikasi off road. Desa Jatiroyom-Parunggalih kedepan akan terkoneksi 4 kilometer 10 menit, sebelumnya masyarakat memutar arah 10 kilometer 45-50 menit melewati Desa Pasir Kecamatan Bodeh.

Dinyatakannya, jika tidak ada TMMD niscaya anggaran yang disediakan Pemprov sebesar 190 juta dan Pemkab sebesar 1,2 Miliar dapat membangun infrastruktur beraneka ragam dengan medan tersebut. Untuk mendorong material saja ke lokasi pekerjaan fisik, tentunya sudah menghabiskan nominal yang besar. Mabes TNI juga menyumbangkan anggaran sebesar 337,9 juta guna memaksimalkan kinerja Satgasnya.

“Menyiasati anggaran dan sasaran yang kompleks, TNI memaksimalkan potensi berupa sumber daya alam wilayah dan mengerahkan warga masyarakat setempat dan sekitarnya guna andil dalam membangun. Inilah kuncinya,” tuturnya, saat mendampingi Bupati, H. Junaedi, melihat progres publikasi TMMD Reguler di Gedung Serba Guna LPPL Radio Swara Widuri 87.7 MHz, Jalan Gatot Subroto, Bojongbata, Kecamatan/Kabupaten Pemalang. Sabtu malam (2/3/2019).

Sementara diketahui sasaran fisik TMMD meliputi : pembangunan Jembatan Limpas, rabat beton, Makadam/Telford dan riol/gorong-gorong. Sedangkan saluran drainase, 3 titik talud, serta bronjongisasi, juga dibangun guna memaksimalkan pengawetan jalan. Untuk sasaran tambahan yaitu rehab 6 unit RTLH. (Aan Pendim Pemalang).

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.