Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Bengkulu Menyayangkan Sikap Pimpinan PT BSA yang Dianggap Arogan

Nusantaraterkini.com, Bengkulu – Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Bengkulu, Edwar Happy, mengungkapkan keprihatinannya terhadap sikap otoriter dan arogan yang ditunjukkan oleh pimpinan PT Bengkulu Setia Abadi (BSA), distributor barang dagangan, terhadap karyawan mereka.

Edwar Happy menyatakan bahwa pihaknya telah sering mensosialisasikan tentang pentingnya mengikuti ketentuan upah regional, termasuk Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMKM), serta standar Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) untuk meningkatkan kesejahteraan karyawan. Namun, dia menyesalkan bahwa pimpinan perusahaan tidak mengindahkan hal tersebut.

“Saya sangat menyayangkan sikap pimpinan perusahaan seperti ini, padahal kami telah berusaha untuk menyampaikan pentingnya mematuhi peraturan-peraturan yang telah disepakati bersama,” ujar Edwar Happy.

Meskipun demikian, Edwar Happy menegaskan bahwa pihaknya tidak dapat mengambil tindakan tanpa adanya laporan resmi dari karyawan yang terkena dampak. Dia mengajak semua karyawan untuk segera melaporkan ke pihaknya apabila menemui pelanggaran aturan yang dilakukan oleh perusahaan.

Ali Sadikin, Kepala Bidang Hubungan Industrial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Bengkulu, menambahkan bahwa pihaknya siap turun tangan dan menindaklanjuti masalah tersebut setelah menerima laporan resmi dari karyawan yang terdampak.

“Kami siap menindaklanjuti masalah ini jika karyawan perusahaan tersebut melaporkannya secara langsung kepada kami. Kami akan memastikan setiap laporan diterima dan ditindaklanjuti dengan serius,” kata Ali Sadikin.

Dengan demikian, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Bengkulu menegaskan komitmennya untuk melindungi hak dan kepentingan karyawan serta memastikan penerapan aturan yang adil di lingkungan kerja.(Tim)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.

You cannot copy content of this page