Terbit : 31 Agustus, 2019 - Jam : 12:09

Kenang Almarhum Taufan, H. Surya Teteskan Air Mata

Loading...

ASAHAN – Plt Bupati H. Surya BSc menangis ketika menyampaikan kata sambutan dihadapan keluarga besar Achmad Bakrie, mengenang jasa almarhum Taufan Gama Simatupang dalam mewujudkan pembangunan Masjid Agung Acmad Bakrie, Kisaran, Sabtu (31/08).

Peresmian masjid tersebut dihadiri oleh keluarga Achmad Bakrie dan sejumlah pimpinan FKPD Kabupaten Asahan. Dalam acara peresmian Masjid Agung Achmad Bakrie itu, tangis Surya pecah kala akan menyebutkan nama Almarhum Drs. H. Taufan Gama Simatupang MAP.

Amatan nusantaraterkini.com di acara tersebut, sesekali ia harus menyeka air matanya, sebelum akhirnya melanjutkan pidato sambutan dari atas panggung.

“Banyak tantangan almarhum, yang dihadapi beliau dalam memperjuangkan pembangunan Masjid Agung. Beliau tetap tegar,” kata H. Surya terbata-bata.

Sementara menurut H. Surya BSc, meski mendapat berbagai tantangan, keinginan Bupati Asahan dua periode itu tak surut. Hingga akhirnya pembangun salah satu masjid termegah di Indonesia ini terselesaikan dan mulai dapat digunakan untuk beribadah bagi umat Islam.

“Segala yang beliau cita-citakan hari ini telah selesai semua. Masjid Agung Achmad Bakrie ini pertama kali difungsikan 15 Agustus 2015. Dan hari ini sudah seratus persen selesai,” kenang Surya.

H. Surya juga mengatakan, sungguh sangat terharu masjid ini diresmikan oleh keluarga Almarhum Achmad Bakrie, dan saya tidak dapat menyembunyikan perasaan yang tengah berkecamuk di dalam dada ini.

“Karena mengingat perjuangan Almarhum H. Buya Taufan Gama Simatupang semasa menjabat Bupati Asahan dengan gigihnya membangun hingga terwujudnya masjid yang megah ini, dan nama masjid ini diambil dari nama orang tua H. Aburizal Bakrie yaitu H. Achmad Bakrie,” katanya.

Ia juga menyampaikan, semoga keberadaaan masjid Agung H. Achmad Bakrie ini dapat menambah hidayah.

“Serta dapat meningkatkan ketaqwaan masyarakat Asahan seiring dengan Visi Misi Asahan yang Religius, Sehat, Cerdas dan Mandiri,” ungkap H. Surya.

Selanjutnya, perwakilan keluarga Achmad Bakrie, Aburizal Bakrie menceritakan pertama kali Taufan Gama Simatupang menemui dirinya, dan meminta sebagian lahannya untuk dipergunakan untuk pembangunan sebuah masjid, lengkap dengam taman dan hutan kota.

“Tahun 2011 saya diminta oleh Taufan Gama Simatupang untuk memberikan sebagian tanah dari BSP untuk pembangunan masjid dan taman. Kemudian sekitar tahun 2015, saya terkejut bahwa rencana Taufan Gama beberapa tahun lalu untuk mendirikan sebuah masjid megah akhirnya terwujud,” ungkapnya.

Terlebih, awalnya Aburizal mengaku tidak akan mudah mewujudkan impian Taufan Gama kala itu. Adik saya baca dalam medsos, ada sebuah masjid sudah jadi, namanya Achmad Bakrie di Kisaran. Akhirnya baru kita tahu, ternyata cita-cita almarhum di tahun 2011 lalu soal masjid ini sudah jadi, dan akhirnya keberadaan masjid Agung ini menjadi icon di kabupaten Asahan.

“Ini usaha dari almarhum beserta Pemerintah Kabupaten Asahan. Tanpa beliau-beliau ini tidak mungkin kami sendiri bisa menyelesaikan masjid dan taman serta hutan kota beserta semua yang ada di kompleks masjid ini. Dan jadikanlah masjid Agung H.Achmad Bakrie sebagai tempat berkumpul ummat muslim dalam berkarya, membangun dan mensyiarkan agama Islam di Kabupaten Asahan, khususnya bagi generasi muda penerus bangsa,” pungkas Aburizal Bakrie. (RD-A/ril)

Loading...
Rekomendasi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.