Keluhan Air Bau Sampah dari TPA Rawa Kucing Sampai Saat ini Belum Teratasi

Neglasari – Memasuki musim penghujan, Keluhan air setinggi 2-8 Cm,warna hitam bau busuk sangat menyengat hampir setiap hari disaat hujan menggenangi Rumah warga Jl Iskandar muda RT 05 /04 Kel Kedaung wetan Kec Neglasari Kota tangerang

Disaat hujan tak dapat dihindari bau busuk air hitam mengalir menggenangi rumah warga disini, asalnya dari gunungan sampah persis dibelakang rumah ini,”Tutur Untok, Ketua Rukun Warga (RW) 03.Kedaung Baru.kec Neglasari Kota Tangerang, saat mendatangi rumah keluarga nya persis bersebelahan dengan TPA Sampah Rawa Kucing (Senin 8/2/2021)

“Rumah ini disatu hamparan tanah seluas 430 meter memiliki Hak Alas SHM, tanah ini juga salah satu tanah warisan orang tua, mau dijual sih, sangat sulit mencari pembeli karena letak tanah Bersebelahan dengan TPA Rawa Kucing, pastinya Bau dan tidak nyaman,sampai saat ini, belum ada berminat membeli jadi, keluarga kita masih bertahan dirumah ini.”jelas untok

Untok mengeluhkan,Tidak musim penghujan saja masuk kok Air limbah berwarna hitam pekat, apa lagi musim penghujan saat ini genangan Air setinggi 4 sampai 8,- centimeter juga selalu muncul ulat belatung, cacing, kalau siang harinya Lalat membuat tak nyaman dilengkapi dengan Bau Busuk Air limbah itu.

“Sejak TPA Rawa Kucing dibangun, keluhan tersebut belum bisa teratasi hingga saat ini.’kata Untok,
Air tak sedap bukan saja mengalir dari selokan, bahkan dari sela – sela keramik lantai rumah, tercium bau busuk hingga ke kamar tidur dan seluruh ruangan rumah keluarga saya ini,”sambung nya

Ia pun meminta, agar Pemerintah Kota Tangerang bisa mencari solusi terhadap persoalan yang terus berulang di rumah keluarga nya itu.

“Kita berharap menyambut HUT Ke 28 Kota Tangerang Walikota dan Wawali bersama ketua DPRD berkunjunglah kemari lihat warga nya lalu berikan solusi nyata misalnya nya relokasi ketempat yang lebih nyaman dengan membayar tanah dan bangunan,” tukas Untok

Dikatakan Untok, Pada waktu pilkada jujur ya,Kami memilih Arief dan Shacrudin sebagai Walikota dan Wawali dengan harapan melakukan kebijakan APBD Untuk membebaskan tanah dan rumah ini

“Kecewa,Kesel dan Nyesel Banget, masasih Menjadi Walikota dan Wawali dua Periode sampai saat ini dimasa Pandemi Covid -19 saja tidak juga memperhatikan nasip warga kecil seperti yang dialami warga di RT 05 ini bertahun – tahun menjadi bagian Sampah Rawa Kucing,”tegasnya.

Anggota DPRD Komisi lV Kota Tangerang Santa angkat bicara, Mohon kepada pihak Dinas DLH, mengenai sampah medis harus nya di buang ditempat penampungan yang khusus jangan sampai di buang ke TPA Rawa Kucing.

Angota Dewan dapil 2 dari partai berlambang Kepala Banteng itu juga menegaskan, Mengenai air sampah yang mengalir ke warga memang sudah seharusnya warga yang dekat dengan Gunungan sampah segera di relokasi karena sudah tidak nyaman sekali dan tentunya menggangu kesehatan.

“Memang sudah ada ajuan untuk segera melaksanakan pembebasan untuk tanah dan rumah warga itu, “Makanya sambung Santa, Saya selaku perwakilan dari warga Neglasari mendorong kepada DLH untuk segera merealisasikan

Segeralah di bebaskan tanah dan bangunan warga itu, dengan nilai harganya pun harus yang pantas dan manusiawi,”ucap Santa di hubungi (Senin 8/2/2021)

Kota Tangerang 8 Februari 2021
Biro Tangerang Raya : Rohman

Rekomendasi

Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.