Wartawan Nusantaraterkini Tertulis dalam box redaksi, Hati - Hati dengan Pihak yang mengatas Namakan Nusantaraterkini.com/Ayo Gabung, Menjadi Jurnalis Profesional, di Seluruh Indonesia, Kontak : 082279249494

Keluarga Penerima Manfaat Jangan Bangun Persepsi Berlama-Lama Di Program Keluarga Harapan

Padangsidempuan, Nusantarta.Terkini.Com – Pemerintah melalui Kementrian Sosial berharap kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) pada program bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) yang ekonominya sudah meningkat agar tidak ikut lagi pada program tersebut.

“Cepat atau lambat nanti ibu-ibu akan digraduasi atau dihapus dan digantikan yang lainya. Oleh sebab itu kita jangan bangun persepsi kita berlama-lama di PKH” ujar Koordinator PKH Rudymansyah Ritonga di hadapan KPM di Aula Kantor Camat Padangsidimpuan Selatan, Senin(11/2/2019).

Nantinya KPM ini akan di resertifikasi atau pendataan ulang oleh petugas keluarga. Melihat di tahun 2019 ini bantuan yang diterima oleh KPM dari pemerintah cukup besar dibanding tahun-tahun yang lalu.

Dimana pemerintah menggenjot sampai 100% agar para KPM yang terdaptar pada program bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH)
dapat terbantu dalam meningkatkan ekonominya.

“Kepada ibu-ibu yang hadir di sini kami mohon kerjasamanya, bila ibu-ibu yang ekonominya telah meningkat, setelah ikut  program bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH), tidak ikut lagi, jangan terkejut kami tidak mendatanya lagi.” Tegasnya.

Selain graudasi kepada KPM yang ekonominya meningkat dijelaskan juga keikut sertaan Kepolisian pada program PKH yaitu sebagai pengawas sekaligus pengaman. Dimana yang menjelaskannya yaitu Kapolres Padangsidimpuan AKBP Hilman Wijaya melalui Waka Polres Padangsidimpuan Kompol Matnur Dalimunthe. Sebagai mana Kementrian Sosial (Kemnsos) dengan Polri pada 11 Januari 2019 lalu, melakukan kerjasama tentang bantuan pengamanan dan penyaluran bantuan sosial.

“Kita dari Kepolisian dibentuk sebagai Satuan Tugas Bantuan Sosial (Bansos). Ini dibentuk guna menindaklanjuti penandatanganan Memorandum of Understansing (MoU) antara Kapolri bersama Kementerian Sosial tentang keikutsertaan Polri bersama pemerintah untuk mengawasi pelaksanaan pembagian bantuan sosial kepada masyarakat kurang mampu yang ada di tiap-tiap daerah di Indonesia khususnya di wilayah Kota Padangsidimpuan,” terang Kompol Matnur Dalimunthe.

Untuk Kota Padangsidimpuan dikatakan Kompol Matnur Dalimunthe, Kasatgasnya yaitu Kapolres Padangsidimpuan AKBP Hilman Wijaya dan Wakasatgasnya yaitu Waka Polres Padangsidimpuan ia sendiri. Dalam Satgas tersebut dijelaskan Kompol Matnur Dalimunthe ada juga Kasubsatgas.

“Kasubsatgas tugasnya melakukan pendataan kepada masyarakat yang layak ikut serta pada program bantuan sosial. Dimana Kasubsatgas dalam melakukan pendataan dengan Babinkamtibmas yang bertugas di wilyahnya masing-masing. Mereka yang akan menilai kelurga yang didata itu, apakah masih wajar menerima bantuan sosial atau tidak.” Ujarnya.

Selain Kasubsatgas dijelaskannya lagi, ada juga Kasubsatgas media dimana tugasnya menginformasikan secara umum siapa-siapa masyarakat yang layak akan menerima bantuan. Rencananya Kasubsatgas media akan membuat tanda dirumah-rumah masyarakat tersebut.

“Ada juga Kasubsatgas distribusi tugasnya mengamankan penyaluran apakah sampai kepada sasaran. Dan yang berurusan dengan hukum ada Kasubsatgas gakkum untuk penegakan hukum, jika ada pelanggaran dalam bantuan, akan berurusan dengan mereka,” terang Kompol Matnur Dalimunthe

Sementara Kadis Sosial Kota Padangsidimpuan Sopian lubis, berharap acara sosialisasi tentang kepersertaan dan Satgas Bansos dapar mengerti apa peran Satgas Bansos dan sampai kapan para KPM ikut program bantuan sosial Program Keluarga Harapan. Kedua sosialisasi ini saling berkaitan. Dan sosialisasi ini akan dilaksanakan di seluruh Kota Padangsidimpuan. (Idham Siregar)

Loading...

Loading...

Ruangan komen telah ditutup.