Wartawan Nusantaraterkini.com Terdaftar di Box Redaksi, Untuk Bergabung menjadi wartawan seluruh indonesia Hubungi : 0822-8166-4736

Terbit : 8 April, 2020 - Jam : 22:06

Kejar target, Satgas TMMD Reguler Pekalongan Berangkat Lebih Pagi Pulang Sore

Loading...

Pekalongan – Sepekan sisa waktu pelaksanaan program TMMD Reguler 107 Kodim 0710 Pekalongan, anggota Satgas TMMD terus berangkat pagi pulang sore untuk mengejar target sasaran fisik yang tersisa sebelum program ditutup pada 14 April 2020 mendatang.

Bagi mereka tak ada yang merasa berat manakala diminta melakukannya demi kesejahteraan masyarakat Desa Pantirejo, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.

Pun mereka lebih bersemangat karena apa yang mereka lakukan merupakan bakti TNI kepada rakyat.

“Dengan sibuk bekerja kita jadi sedikit lupa akan anak dan istri di rumah yang sudah kita tinggalkan 20 hari sejak tanggal 16 Maret 2020 lalu, atau dimulainya TMMD Reguler,” ungkap Pratu Samsidar, salah satu anggota satgas TMMD dari kesatuan Batalyon Infanteri 405 Surya Kusuma, Wangon, Kabupaten Banyumas, Rabu (8/4/2020).

Dijelaskannya juga, kini pemandangan di sejumlah rumah yang selama pelaksanaan TMMD ditempati oleh pasukan, yang dulunya berangkat kerja pada pukul 07.00 WIB, di pekan terakhir menjadi sejak pukul 06.00 WIB.

Seperti tampak di rumah Siti Rohmiyati, Dukuh Jlubang RT. 01 RW. 02, Pantirejo, pada pagi ini.

“Ini kan situasional menjelang selesainya pelaksanaan TMMD. Kami selaku prajurit sudah terbiasa dengan perintah terakhir,” tegasnya.

Untuk diketahui, sasaran fisik TMMD yang sedang dikejar penyelesaiannya meliputi pengaspalan jalan sepanjang 2.553 meter lebar 3 meter progresnya 90 %, pembangunan talud 800 meter tinggi 1 meter 91,5 %, rehab 10 unit RTLH 88 %, dan pembangunan 3 unit Pos Kamling dan baru dimulai tahap pemasangan pondasi.

Sedangkan untuk sasaran fisik yang sudah 100 persen yaitu rehab 1 unit TPQ At Taqwa di Dukuh Pepedan RT. 03 RW. 05, bantuan dari Baznas Kabupaten Pekalongan senilai Rp. 6 juta. (Rus/Aan)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.