Terbit : 27 Agustus, 2019 - Jam : 19:19

Kehadiran PT. Sorik Mas Mining Jangan Jadi Pro Kontra di Tengah Masyarakat

Loading...

Mandailing Natal – Kehadiran perusahaan PT.Sorik Mas Mining (PT.SMM) kurang lebih 21 tahun yang selama ini di harapkan hadir membawa kehidupan ekonomi masyarakat, serta mengurangi pengangguran dan memberikan jaminan hidup bagi masyarakat Kabupaten Mandailing Natal (Madina) ditengah tengah kesulitan ekonomi dan sulitnya mendapatkan lapangan pekerjaan.

Tapi kehadiran perusahaan tambang emas itu dikatakan Liansah Rangkuti menjadi pro kontra, sehingga ditengarai membawa konflik di tengah-tengah masyarakat.

Hal ini diungkapkan Sekretaris DPD Pemuda Lira Madina, Liansah Rangkuti, kepada wartawan, lewat pesan WhatsApp-nya, Selasa(27/8).

“Sehingga terjadi permusuhan antara yang pro dan kontra masyarakat desa, di Kecamatan Naga Juang. Ada yang menolak kehadiran perusahaan tambang mas PT.SMM dan ada pula karena dia dan saudaranya yg bekerja sebagai buruh di perusahaan tersebut dan ada memang tidak mau menerima kehadiran perusahaan itu karena mereka anggap diduga menjadi perusak alam,” terang Lian.

Selain membawa konflik, perusahaan ini menurut Lian juga melanggar pembuatan kolam limbah pengeboran di pegunungan Sihayo Mandailing Natal, bahkan ia menduga saat dirinya disitu bekerja sebagai crew bor, gaji yang ia terima belum memenuhi standar upah minimum regional (UMR).

“Saya dulu juga pernah disana ikut kerja pengeboran, selain gaji yang tidak mengikuti gaji standar UMR karena pada tahun 2011 lalu perusahaan ini hanya membarikan upah Rp 25 ribu per harian kerja (HK),” beber Lian yang juga kelahiran Desa Banua Rakyat, Kecamatan Naga Juang kawasan PT.SMM itu.

Untuk ia berharap, kehadiran PT.SMM hadir ditengah masyarakat Kabupaten Madina sebagai penyuluh ditengah kegelapan, di saat masyarakat kesulitan ekonomi dan sulitnya mendapatkan lapangan pekerjaan. (Idham Siregar).

Loading...
Rekomendasi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.