Kasus Narkotika Di Papua Over Target, BNN Minta Pemerintah Ikut Maksimalkan Pencegahan

NusantaraTerkini.Com, Papua – Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Papua musnahkan barang bukti (BB) kasus tindak pidana narkotika jenis ganja dan sabu yakni ganja seberat 192,981 gram dan sabu seberat 17,472 Gram.

Barang haram tersebut berhasil disita BNN Papua dari 6 tersangka pada penangkapan beberapa waktu lalu.

Kabit brantas BNN Papua H. M. Safei. AB kepada wartawan mengatakan, sebenarnya BNNP sudah melebihi target, dimana BNN Papua ditargetkan oleh pusat untuk tahun 2018 yaitu 10 kasus, namun saat ini sudah melewati hingga 23 kasus.

Untuk itu pihaknya meminta pemerintah setempat dapat ikut berpartisipasi dalam upaya pencegahan.

“Kalau kami berhenti (karena over target) ini malah ada pembiaran, tapi ini menyangkut pembiayaan dan kami mengharapkan pemerintah daerah berpartisipasi dalam upaya pencegahan agar maksimal selain juga berpartisipasi dalam penyediaan tempat rehabilitasi,” ujar H. M. Safei. AB, Kamis (2/8) siang.

Dengan maksud memaksimalkan pencegahan inilah pihaknya juga telah melakukan pertemuan dengan seluruh jasa pengiriman agar dapat melaporkan ke pihak berwajib jika ada barang (paket kiriman) yang mencurigakan.

“Kalau sabu-sabu di Papua memang dilema apa lagi di Malaysia harganya mulai turun. Sampai saat ini untuk sabu ada 3 kasus kalau ganja memang sudah banyak sekali karena pemasok utamanya dari PNG,” tambahnya.

Meski disampaikan tak ada kesulitan yang berarti dalam pemberantasan narkoba di Papua, pihaknya mengakui belum mempunyai alat pendeteksi sabu dan baru mempunyai alat pendeteksi logam.

Kendala lainnya dikatakan, memang kondisi lapas yang sudah over dan dibutuhkan bangunan baru. Pihak BNN Papua kembali meminta pemerintah setempat untuk mengatasi hal ini. (FN)

Rekomendasi
Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.