Wartawan Nusantaraterkini.com Terdaftar di Box Redaksi, Untuk Bergabung menjadi wartawan seluruh indonesia Hubungi : +62 822-8273-3432

Kasdam IV Diponegoro Pastikan Seluruh Sasaran Fisik TMMD Reguler Banyumas Seratus Persen

Loading...

Banyumas – Kepala Staf Kodam (Kasdam) IV Diponegoro, Brigjen TNI Widi Prasetijono, melaksanakan peninjauan sasaran fisik TMMD Reguler 108 Kodim 0701 Banyumas, di Desa Petahunan, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Selasa siang (28/7/2020).

Kunjungannya ini selaku asistensi Pangdam IV Diponegoro, Mayjen TNI Bakti Agus Fadjari, S.I.P, M.Si, yang merupakan PKO (Penanggungjawab Keberhasilan Operasi) TMMD di Jawa Tengah.

“Kedatangan kami untuk memastikan bahwa sasaran fisik TMMD 100 persen seperti yang dilaporkan,” tegasnya.

Tampak dirinya berfoto di titik akhir pengecoran jalan 1,8 kilometer, lebar 3,75 meter, di Dukuh Semingkir, yang merupakan mulut jalan menuju Obyek Wisata Curug Nangga.

Kasdam juga meninjau sasaran fisik lainnya yaitu 1 unit jembatan 6 x 2,3 meter, 3 unit gorong-gorong, dan juga talud di sejumlah titik jalan yang berpotensi longsor untuk penguat beton.

Kasdam puas dengan capaian TMMD Reguler di Banyumas. Menurutnya, progres 100 persen ketika TMMD Reguler masih menyisakan waktu 4 hari, itu sudah mencerminkan keberhasilan TNI dalam menumbuhkan kesadaran, kepedulian, gotong royong, dan dan sinergitas dari segenap unsur dan masyarakat setempat dalam membantu tugas TNI.

Turut mendampingi, Danrem 071 Wijayakusuma, Kolonel Infanteri Dwi Lagan Safrudin, S.I.P selaku PKP (Penanggungjawab Keberhasilan Pelaksana) TMMD di jajarannya, Dansatgas TMMD Reguler 108 Banyumas/Dandim, Letkol Infanteri Candra, SE, M.I.Pol, Kadispermades Kabupaten Banyumas Oentoeng Soegiarto, S.Sos,M.Si, Forkopimcam Pekuncen, dan juga Kades Petahunan Rohmad Fadli.

Sementara rombongan dari Semarang meliputi Letkol Kavaleri Henry R.J. Napitupulu (Waaster Kasdam IV/Diponegoro), dan Letkol Infanteri Rudiyanto, selaku Tim Wasev Kodam IV Diponegoro. (Aan/Red)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.