Wartawan Nusantaraterkini.com Terdaftar di Box Redaksi, Untuk Bergabung menjadi wartawan seluruh indonesia Hubungi : +62 822-8273-3432

Kasdam IV Diponegoro Juga Abadikan Kehadirannya di Curug Nangga Petahunan Banyumas

Loading...

Banyumas – Berkunjung ke Desa Petahunan, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, selaku asistensi Pangdam IV Diponegoro sebagai PKO (Penanggungjawab Keberhasilan Operasi) TMMD di Jawa Tengah, Kasdam IV Diponegoro, Brigjen TNI Widi Prasetijono (kacamata), tak lupa menyempatkan diri untuk menikmati keindahan Lokawisata Curug Nangga. Selasa (28/7/2020).

Obyek Wisata yang terletak ujung jalan beton 1,8 kilometer hasil TMMD Reguler 108 Kodim 0701 Banyumas ini, dirinya dipandu Kepala Desa Petahunan, Rohmat Fadli (42), dan juga Dansatgas TMMD Reguler 108, Letkol Infanteri Candra, SE, M.I.Pol.

Jenderal bintang satu itu mengaku bahwa dirinya belum pernah melihat ada air terjun berundak bahkan sampai tujuh tingkat.

“Sasaran fisik di TMMD Reguler Banyumas sangat tepat sekali, yaitu membangun jalan pertanian warga sekaligus jalan wisata ke Curug Nangga,” ungkapnya.

Menurutnya, wisata air terjun tersebut akan ramai dikunjungi wisatawan setelah wabah pandemi covid berakhir. Terlebih adanya publikasi yang gila dari Kodim Banyumas, yang mengangkat segala aspek, potensi, dan kearifan lokal masyarakat setempat.

“Saya yakin dengan publikasi yang luar biasa ini, orang akan melek dan penasaran untuk berkunjung kemari,” imbuhnya.

Widi Prasetijono berharap, infrastruktur yang telah dibangun dirawat dengan baik, untuk segera memulihkan perekonomian masyarakat setempat dan sekitarnya yang juga terdampak pandemi, dan juga lebih meningkatkan kesejahteraan generasi selanjutnya.

Untuk sekedar diketahui, sebelumnya wisatawan harus berjalan kaki menyusuri jalan batu setapak kurang lebih 2 kilometer dari lokasi parkir di ujung Dukuh/Desa Petahunan, untuk mengakses Curug Nangga.

Selain Curug Nangga, jalan beton TMMD itu juga akan menjadi cikal bakal pengembangan sejumlah potensi wisata lainnya di sekitar jalan beton, yakni Curug Pengantin, Curug Rinjing, Tuk Pengasinan (mata air asin), Makam Eyang Gusti Aji (ulama penyebar agama islam), dan juga petilasan pertapaan Ki Ajar Wirangrong (Brahmana sakti jaman kerajaan Pajajaran).

Terpisah dari jalan TMMD, Desa Petahunan juga memiliki wisata pemandangan alam yang cukup terkenal, yaitu Bukit Watu Kumpul. (Aan/Red)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.