Kasad Mengapresiasi Progres TMMD Reguler Tegal, 50 %

Tegal – Hal ini disampaikan Staf PJO (Pejabat Operasional) TMMD dari Staf Teritorial Angkatan Darat (Stafterad), Letkol Infanteri Ahmad Hadi Hariono, mewakili Kasad dalam meninjau langsung progres TMMD Reguler 105 yang dijalankan Kodim 0712 Tegal di Jatimulya, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal. Sabtu (13/7/2019).

Letkol Hadi melihat langsung antusias warga masyarakat yang begitu tinggi dalam bergotong-royong membantu Satgas gabungan dalam mengerjakan sasaran fisik pembangunan yaitu pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) dengan makadam yang total panjang 2.370 meter lebar 3 meter, yang keduanya berlokasi di sebelah barat SDN 03 Jatimulya. Kepala Desa, Ahmad Zaeni (49) topi koboi serta Danramil 05/Suradadi, Kapten Inf. Jamaludin Abbas, turut mendampingi pejabat tersebut.

Ia juga menilai capaian pengaspalan jalan antar dusun di Dukuh Sigerung di dua titik dengan total panjang 1,1 kilometer, yang hampir mencapai 100 %. Hasil ini tidak terlepas dengan dilaksanakan pendahuluan TMMD (Pra TMMD) mulai dari 26 Juli lalu.

“Secara akumulatif progres pengerjaan jalan baik makadam maupun pengaspalan mencapai progres 50 persen, dan ini sangat membanggakan padahal TMMD baru dibuka dua hari lalu (11/7),” ungkap Ketua Tim Asistensi Stafterad tersebut.

Lebih jauh dijelaskannya, bukti ini tak terlepas dari banyaknya keterlibatan masyarakat sehari-hari walaupun sudah digilir per-RT, namun masih saja melebihi jumlah 50 orang/hari yang telah ditentukan. Masyarakat sadar bahwa hasil pembangunan akan dinikmati sendiri oleh mereka dan generasi selanjutnya, sehingga mereka bekerja semangat dan secara sukarela.

“Dengan banyaknya tenaga kerja, maka sasaran akan selesai tepat waktu, kualitasnya lebih bagus dan dapat berimprovisasi kepada sasaran tambahan,” imbuhnya.

Sesuai pesan pimpinan bahwa, TMMD diharapkan menumbuhkan semangat bela negara dengan kemanunggalan TNI-Rakyat, memudahkan dalam penjualan hasil pertanian masyarakat ke kota, serta memudahkan aparat keamanan dalam menjangkau wilayah terpelosok. (Aan).

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.