Terbit : 18 September, 2019 - Jam : 13:03

Karhutla Perhutani Di Lereng Gunung Slamet Meluas Ke Wilayah Sirampog Brebes

Loading...

Brebes – Pasca Karhutla (Kebakaran Hutan dan Lahan) beberapa waktu yang lalu (5/9) di hutan produksi milik Perhutani BKPH Pekalongan Barat pada petak 15 F, sebelah timur Dukuh Kaliwadas, Desa Dawuhan, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, kini kejadian serupa kembali terjadi dan bahkan lebih hebat.

Hutan di lereng Gunung Slamet ini, sampai saat ini area yang terbakar diprediksi mencapai kurang lebih 10 hektar di dua wilayah hutan yaitu Kabupaten Brebes dan Tegal.

Dibenarkan Danramil 10 Sirampog Kodim 0713 Brebes, Kapten Infanteri Mukhrodi, bahwa api pertama kali dilihat warga masyarakat pada hari Selasa (17/9) sekitar pukul 19.30 WIB, di Bukit Igir Genting, Petak 16, wilayah Kabupaten Tegal, tepatnya kurang lebih berjarak 3-4 kilometer dari Dukuh Sawangan, Desa Sigedong, Kecamatan Bumijawa.

“Api cepat menjalar karena hembusan angin kencang dan ditambah semak belukar yang kering. Dugaan sementara karena faktor kelalaian masyarakat petani,” ucapnya melalui pesan whatsapp ke Jurnalis Nusantara Terkini.Com, Aan Setyawan.

Dijelaskannya juga, api masih menyala sampai dengan pukul 21.00 WIB dan sudah memasuki hutan di wilayah Brebes, Purbalingga dan Banyumas. Para relawan yang terjun berusaha memadamkan api meliputi Bosapala, Polsek Bumijawa, Polsek Bojong, Polres Tegal, Perhutani, TNI, Gupala, Kompak, PMI, BPBD dan RAPI.

Di wilayah Brebes sendiri, kebakaran diketahui pada sore hari (17/9), saat Petugas Perhutani/Mandor Perhutani, mendapat laporan dari masyarakat bahwa di hutan lindung/rimba sebelah timur Kaliwadas terbakar. Selanjutnya petugas Satgas PB BPBD, Koramil, Tagana dan Relawan Sirampog Peduli (RSP), Ormas, Pemuda Pancasila dan masyarakat, bersama-sama naik ke lokasi yang terbakar untuk berusaha memadamkan api dengan alat seadanya.

“Belum ada laporan korban jiwa, sedangkan cakupan wilayah yang terbakar di Sirampog, belum bisa ditaksir,” tandasnya.

Upaya pemadaman masih terus dilakukan diantaranya dengan membuat sekat bakar dengan sistem parit di area sekitar hutan yang terbakar. Langkah ini bertujuan untuk menghambat area agar tidak meluas.

Dari laporan terakhir di lapangan, sampai berita ini diturunkan, hutan rimba atau lindung di pos 3 jalur pendakian Gunung Slamet sebelah timur Dukuh Kaliwadas, Desa Dawuhan, Kecamatan Sirampog, Brebes, masih tampak asap. (Aan/Red)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.