Kapolsek Puger Tegaskan, Aksi Pengeroyokan di Lampu Merah Kasiyan, Tidak Ada Kaitan Bentrok PSHT Dengan Pagar Nusa di Bangsalsari

Jember, Nusantaraterkini.com- Kapolsek Puger AKP Ribut Budiono  menegaskan, insiden pengeroyokan  yang melibatkan anak usia remaja di pertigaan lampu merah Kasiyan Puger tidak ada kaitannya dengan peristiwa aksi sekelompok massa dari perguruan silat  Pagar Nusa, yang mendatangi kediaman salah satu pengurus  PSHT Bangsalsari.Dua kejadian tersebut memang waktunya bersamaan, yakni Minggu malam 18 April 2020 , sekira pukul 24.00 Wib. 

Diketahui aksi sekelompok massa dengan jumlah  ribuan orang dari anggota Pagar Nusa tersebut, buntut dari insiden bentrok antar anggota dua perguruan silat Pagar Nusa dengan PSHT, yang pecah pada Sabtu sore 17 April kemarin , sekitar pukul 17.00 Wib. Bentrok tersebut mengakibatkan salah satu anggota Pagar Nusa terluka dan harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. 

“Itu perkelahian biasa gak ada yang lain-lain.Jangan sampai salah sebut ya, gak ada Perguruan-perguruan , perkelahian anak-anak saja, ” tegas Ribut.

Diberitakan, anggota Polsek Puger Kabupaten Jember berhasil mengamankan 5 anak usia remaja, pelaku pengeroyokan terhadap 2 korban kakak beradik  hingga babak belur.Keduanya berinisial MAI dan MSS, warga Desa Jambearum Puger.

Insiden pengeroyokan yang terjadi pada Minggu malam 18 April kemarin sekitar pukul 23.30 Wib, tidak lebih dari 24 jam yakni Senin sore (18/04/21) sekitar pukul 17.00 Wib, lima pelaku berhasil dibekuk petugas di tempat persembunyiannya.Masing-masing   berinisial DO, FS, AZ, AD dan DN, kesemuanya warga Kecamatan Puger. 

Kapolsek Puger menuturkan, akibat penganiayaan yang dilakukan secara bersama-sama, kedua korban terpaksa dilarikan ke Puskesmas setempat pada malam itu.

Keduanya menderita luka memar di kepala, wajah serta beberapa bagian anggota badan, usai mengalami tendangan hingga pemukulan beramai-ramai oleh pelaku yang berjumlah 8 orang. 

“Korban melaporkan diri ke Mapolsek kemudian kita tindak lanjuti jam 5 sore, langsung kita tangkap dapat 5 pelaku , yang 3 orang sementara DPO (Daftar Pencarian Orang ), ” kata Ribut  melalui sambungan telepon. 

Dua pelaku, lanjut Ribut, diketahui masih di bawah umur, sehingga tidak dilakukan penahanan.Sedangkan sisanya 3 orang ditahan di Mapolsek guna penyelidikan lebih lanjut. 

Ribut mengungkapkan, kronologi tindak pidana pengeroyokan ini terjadi di utara lampu merah Kasiyan, tepatnya di Dusun Krajan I Desa Kasiyan Timur Kecamatan Puger Kabupaten Jember yang pada saat itu, pelapor ke Indomaret bersama saudaranya kemudian Ia mengantarkan temannya pulang. 

“Sesampai di jalan menyapa anak anak yang berada di depan Indomaret Kasiyan dengan membunyikan klakson kendaraan.Tidak lama salah satu temanya mengejar korban lalu memberhentikan dan seketika korban dipukuli secara bersama sama, ” papar Ribut. (Tahrir) 

Rekomendasi

Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.