Kapolda Papua : Satu Polisi Masih Dalam Pencarian

Nusantara Terkini.Com, Jayapura –Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafli Amar menyebutkan satu anggota Polri atas nama Ipda Jesayas Nusi yang juga melompat ke air saat penembakan oleh KKB itu terjadi hingga kini masih dalam pencarian.

“Tim yang ada masih terus melakukan pencarian menyisir sungai Mamberamo dan juga lokasi yang berdekatan dengan pemukiman warga,” ujar Boy Rafli saat diwawancara wartawan usai memimpin upacara pemakaman Bripka Anumerta S. Kbarek, Selasa (3/7) siang.

Pihak Polda Papua juga meminta masyarakat setempat dapat ikut mendukung pencarian korban yang belum ditemukan.

“Kita tetap mencari dan kita berdoa beliau dalam keadaan selamat dan sedang melakukan penyelamatan diri meski akses jalan dalam keadaan susah,” tambah Kapolda.

Meski penembakan itu terjadi saat pengamanan surat suara di perjalanan, namun polda Papua belum dapat memyimpulkan  serangan tersebut adalah upaya penggagalan pilkada, apa lagi pelaksanaan pemungutan suara di Torere berlangsung hampir dua jam dalam keadaan aman.

“Ini yang terjadi diluar pemungutan suara, namun 9 anggota Polri ini adalah tim yang lakukan pengamanan di TPS itu, karena hasil penghitungan suara dan proses itu dikawal petugas keamanan,” jelas Kapolda.

Peristiwa penembakan oleh KKB ini menewaskan Kadistrik Torere Obaja Froare, dan Bripka Anumerta S. Kbarek yang jenazahanya ditemukan Minggu (1/7) siang oleh warga setempat.

Selain penembakan terhapat aparat Polisi di wilayah ini, kelompok separatis  bersenjata juga melakukan penembakan di berbagai wilayah berbeda.

Rentetan peristiwa tersebut juga menewaskan masyarakat sipil dan melukai seorang boca di Kenyam,  Nduga Papua.

Berbagai aksi  yang dilakukan KKB banyak dikecam berbagai pihak di Papua khususnya Jayapura, mengingat KKB dalam penyerangannya bersikap membabi buta dan juga menumpas masyarakat sipil secara kejam. (FN)

Rekomendasi
Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.