Kapolda Bengkulu Hadiri Acara Launching ETLE Nasional Secara Virtual

BENGKULU, Nusantaraterkini.com – Kapolda Bengkulu Irjen Pol Drs Teguh Sarwono, M.Si bersama Wakil Gubernur Bengkulu Dr.H.,Rosjonsyah, Kajati Agnes Triani S.H.,M.H., Wakil Walikota Bengkulu Dr. Dedi Wahyudi, perwakilan Forkopimda Provinsi Bengkulu, dan Kota Bengkulu, serta instansi terkait hari ini (23/03/21) mengikuti Launching ETLE Nasional secara virtual di Gedung Command center Mapolda Bengkulu.

Launching ETLE Nasional tersebut diresmikan secara langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si bersama Kepala Mahkamah Agung, serta Kepala Kejaksaan Agung Republik Indonesia.

Ikut hadir juga dalam launching tersebut beberapa menteri kabinet Indonesia maju serta instansi terkait yang diikuti oleh seluruh Polda se-Indonesia.

Dalam sambutannya, Kapolri menyampaikan bahwa ETLE yang dilaunching hari ini merupakan salah satu dari program kerja 100 hari dirinya menjabat Kapolri guna menciptakan sosok Polantas yang dapat membanggakan institusi Polri Dimata masyarakat.

” nantinya Polri dapat betul – betul menciptakan Kamseltibcar lantas dengan rasa nyaman kepada masyarakat.” Sampainya.

Dijelaskan oleh Kapolri, realisasi pelaksanaan ETLE juga bertujuan menghindari kontak langsung antara petugas dan pelanggar lalu lintas sesuai dengan adaptasi kebiasaan baru untuk mencegah penyebaran virus covid -19.

” nanti CCTV akan memantau langsung pelanggaran lalu lintas yang jalan dan surat bukti pelanggaran akan dikirimkan langsung ke alamat pelanggar untuk membayarkan denda di Bank.” Jelas Kapolri.

Adapun yang telah menjalankan ETLE sebanyak 12 Polda diantaranya Polda Metro, Polda Banten, Polda Jawa Timur, Polda Barat, Polda Jawa Tengah, Polda Jambi, Polda Sumbar, Polda Lampung, Polda Riau, Polda Sulsel, Polda Sulut, serta Polda DIY dengan 224 titik di 12 Polda dan 2.030 CCTV.

Dalam pelaksanaannya tersebut ETLE akan merekam 10 jenis pelanggaran yakni melanggar rambu lalu lintas dan Marka jalan, tidak menggunakan sabuk keselamatan, mengemudi sambil mengoperasikan smartphone, melanggar batas kecepatan, menggunakan pelat nomor palsu, berkendara melawan arus, menerobos lampu merah, tidak menggunakan helm, berboncengan lebih dari 3 orang, serta tidak menyalakan lampu pada siang hari bagi sepeda motor.

Sementara itu, Kapolda Bengkulu Irjen Pol Drs Teguh Sarwono, M.Si, ketika diwawancarai awak media seusai launching tersebut menyampaikan keinginannya agar Provinsi Bengkulu dapat secepatnya merealisasikan ETLE tersebut.

” kita telah merencanakan 2 titik pemasangan ETLE yakni di Simpang Lima Kota Bengkulu dengan 5 CCTV dan di Simpang GOR kota Bengkulu dengan 3 CCTV.” Sampai Kapolda Bengkulu.

Kapolda Bengkulu juga mengharapkan peran serta dari Pemprov Bengkulu, Pemkot Bengkulu serta instansi terkait dalam ETLE Nasional sehingga dapat terealisasi diseluruh Provinsi dan Kabupaten/kota se-provinsi Bengkulu.

” kita di apit 4 Polda diprovinsi tetangga yang sudah ETLE, saya harap selanjutnya Provinsi Bengkulu sudah semua ETLE hingga ke Kecamatan.” Pungkas Kapolda Bengkulu.

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.