Kandidat Ketua KNPI Papua Nason Uti Inginkan Pemuda Jadi Subyek Pembangunan

NusantaraTerkini.Com, Papua – Salah satu kandidat yang akan bertarung di Musda ke 14 Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Papua untuk merebut kursi nomor wahid di KNPI Papua adalah Nason Uti/NU.

Nason Uti yang juga anggota DPR Papua Komisi V ini bersama tujuh kandidat lainnya turut serta memaparkan visi misinya pada debat visi misi bakal calon ketua KNPI Provinsi Papua yang diselenggarakan Jumat (5/10) malam.

Kepada wartawan Nason Uti yang mendapat nomor urut 7 ini mengungkapkan pemuda harus menjadi subyek (pelaku-Red) pembangunan bukan onyek lalu hanya menonton.

“Dari setiap paparan kandidat itu sudah nampak pemuda ini mau dibawa kemana, yang penting peran pemuda sesuai regulasi yang ada, jadi ada tanggung jawab dengan semua pihak baik pemerintah maupun swasta sehingga pemuda di Papua jelas dan kerjanya terarah,” jelas Nason Uti usai debat kandidat tersebut, Jumat kemarin.

Menurutnya memang setiap orang mau berhimpun harus ada wadahnya termasuk pemuda.

Nason juga tak mau muluk-muluk jika berbicara program, karena disampaikannya soal program akan berjalan sesuai kondisi dan waktu karena adanya dinamika sosial.

“Tak kalah pentingnya kita harus uraikan peran pemuda dengan konteks masalah yang ada di Papua. Jadi bagaimana pemuda menggunakan KNPI untuk mencegah masalah yang timbul dikalangan pemuda dan bagaimana mewujudkan kerjasama dengan semua stakeholder,” tambahnya.

Menyoal potensi pemuda Nason Uti berpendapat jika potensi pemuda ada dari tingkat pelajar hingga perguruan tinggi yang tentu perlu perhatian.

Ia juga membantah jika ada yang menganggap jika dirinya tak berproses di KNPI.

“Soal proses tidak terproses di KNPI itu cara pandangnya salah, karena saya hidup dengan pemuda, terutama pemuda berbasis agama semua bersuara untuk saya, jadi bagaimana mau dibilang tidak berproses,?” Tanya Nason yang memang didukung OKP berbasis keagamaan, yakni 7 OKP dan 5 DPD KNPI. (Fai/jpra)

Rekomendasi
Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.