Wartawan Nusantaraterkini.com Terdaftar di Box Redaksi, Untuk Bergabung menjadi wartawan seluruh indonesia Hubungi : 0822-8166-4736

Kado Idul Fitri, Polhut Jember Ungkap Dugaan Illegal loging, Tiga Orang Diamankan

Loading...

Jember – Saat umat muslim sedang sibuk merayakan lebaran, sebaliknya 3 orang ini malah sibuk melakukan tindakan yang melanggar hukum. Tak ayal, ketiganya kini harus berurusan dengan pihak berwajib untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Rahman (41) warga dusun krajan desa Sabrang dan Bambang (42) warga dusun Jati mulyo desa Wringin Sari serta Yus (29) warga desa Sabrang, pada Minggu sore kemarin diamankan Polisi Hutan Mobil (Polhutmob) dan Polisi Hutan Terpadu (Polhuter) serta Tim Buser Perhutani Jember, karena kedapatan melakukan dugaan pencurian kayu/illegal loging, saat Hari Raya Idul Fitri 1441 H.

Petugas memergokinya tengah mengangkut kayu hasil pencurian, dengan mengunakan 2 unit Mobil Pickup di petak 23, wilayah Resort Pemangkuan Hutan ( RPH) Sabrang ,Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan ( BKPH) Ambulu, Kabupaten Jember.

Komandan Regu Polhutmob Ediyanto saat ditemui wartawan, usai melaporkan pelaku di Polres Jember mengatakan, awal mula penangkapan pelaku tersebut ,karena adanya laporan dari KRPH Sabrang sekitar jam 16.00 wib.

“Bahwa di Dusun Lampitan ada informasi truk mau angkut kayu diduga dari kawasan Hutan, ” ujar Ediyanto.

Namun, sambungnya, sekitar pukul 20.00 wib ternyata truknya rusak, kemudian diganti dengan 2 unit Mobil Grand Max. Ternyata benar, kayu tersebut dinaikkan ke mobil Grand Max. Selanjutnya petugas dari jajaran RPH Sabrang dan anggota polhutmob mengawal keluarnya mobil tersebut.

“Akhirnya kami melakukan penangkapan di dusun karangtengah desa Andongsari kecamatan Ambulu dengan mengamankan 3 orang tersangka,” terangnya.

Selain telah menangkap pelaku, petugas juga mengamankan barang bukti berupa, 2 unit Mobil Pickup Grand Max serta 8 potong balok kayu Jati ukuran panjang 2 meter ( kurang lebih sekitar 1,33 meter kubik). Selanjutnya pelaku berikut barang bukti diamankan ke Polres Jember untuk diperiksa lebih lanjut.

“Dari hasil penangkapan ini besok kita akan laksanakan lacak balak Tunggak tempat kejadian perkara diduga terletak di petak 4 RPH Sabrang BKPH Ambulu, “kata Ediyanto.

Dia meyakini, kayu tersebut berasal dari kawasan hutan karena identik dan lokasi naiknya kayu di dusun lampitan itu tidak ada tanaman kayu jati sebesar ini.

Sementara Asper BPKH Ambulu Sugeng mengatakan, jajaran BKPH Ambulu dengan Polhutmob KPH Jember dalam pengamanan hutan di BKPH Ambulu terutama di RPH Sabrang benar benar serius dan tidak main main terhadap pelaku pencurian hutan, dengan selalu koordinasi dengan Polhutmob dan melakukan patroli gabungan di wilayah hutan kita.

“Kami prioritaskan pada pengamanan kayu-kayu yang besar sejenis kayu Jati dan Sono keling pada masa tebang.namun tidak menutup kemungkinan pada yang lain bila melakukan perusakan hutan, ” ujar Sugeng.

Kita sangat apresiasi pada jajaran dan anggota anggota yang sudah berhasil melakukan penangkapan termasuk juga danru serta anggotanya karena melaksanakan pekerjaannya dengan serius .

Sesuai dengan hasil Laporan Polisi nomor :STTLP / 316 / V / 2020 / JATIM /RES JEMBERJEMBER, paparnya,
diduga tersangka telah terjadi tindak pidana memuat, mengangkut, menguasai hasil penebangan dikawasan hutan tanpa izin dan tidak ada dilengkapi bersama surat-surat .

“Sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 12 huruf d atau Huruf e Jo Pasal 83 ayat (1) huruf a atau huruf b atau pasal 12 huruf M Jo pasal 87 ayat (1) huruf c UU No.18 tentang Pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan .” Pungkas Sugeng. (tahrir)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.