Kadis Kehutanan Papua Ditetapkan Sebagai Tersangka Pemerasan

NusantaraTerkini.Com, Papua – Direktorat kriminal khusus polda Papua tetapkan kepala Dinas Kehutanan Provinsi Papua berinisial JJO sebagai tersangka pemerasan.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. A M Kamal dalam keterangan mengatakan, Senin 7 Januari 2019, setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus pemerasan, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Papua JJO memenuhi panggilan penyidik Dit Reskrimsus (Direktorat Kriminal Khusus) Polda Papua namun tidak hadir.

JJO ditetapkan sebagai tersangka pada Jumat 4 Januari 2019 seteleh penyidik Dit Reskrimsus Polda Papua memiliki bukti permulaan yang cukup dan pemeriksaan terhadap para saksi.

“Setelah ada bukti yang cukup, maka status JJO ditingkatkan dari saksi menjadi tersangka tentang keterlibatan dalam perkara dengan tersangka FT yang ditangkap dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Rabu 7 November 2018 serta uang tunai senilai Rp 500 Juta,” jelas Kamal, Selasa (8/1/2019).

Kata dia, Rp 500 Juta bagian dari uang sebesar Rp 2,5 Miliard yang diminta FT untuk penyelesaian kasus pembalakan liar yang ditangani Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Dinas Kehutanan Provinsi Papua.

“Saat dilakukan OTT tim Saber Pungli Polda Papua, FT mengaku sebagai orang suruhan Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Papua dengan iming-iming akan membantu penyelesaian kasus,” ujarnya.

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Papua dipersangkakan melanggar Pasal 55 KUHP terkait menyuruh melakukan tindak pidana.

Untuk FT yang telah ditahan di Rutan Mapolda Papua dipersangkakan melanggar Pasal 368 dan Pasal 372 KUHP tentang Suap, dan Pasal 5, 11 dan Pasal 12 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. (Isal N/Redaksi)

Rekomendasi
Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.