Kadis Disdik: Sekolah Dilarang Menahan Ijazah

Loading...

KOTA TANGERANG – Kepala Dinas Pendidikan Pemerintah Kota Tangerang, Masyati Yulia, akan memanggil Kepala Sekolah Dasar Negri (SDN) 06 Cimone Keca Karawaci dan akan mengingatkan kepada seluruh sekolah SD dan SMP agar tidak menahan ijazah dengan alasan apa pun.

“Menahan ijazah anak didik yang telah lulus, dianggap kelalaian pihak sekolah tapi akan kami panggil kepala sekolah melalui Kepala Bidang (Kabid) SD, untuk mencari tau duduk persoalan yang sebenarnya,” katanya di ruang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Gedung Pusat Pemerintahan Lantai 3, Jalan Satria Sudirman No. 1, Sukaasih, Tangerang, Rabu (4/12/2019).

Diakuinya, mungkin siswa yang ketika lulus masih ada tunggakan pembayaran karena memang faktor ekonomi. Tetapi ekonomi setiap orang tidak sama sehingga sekolah seharusnya memberikan dispensasi.

“Tindakan menahan ijazah adalah tindakan yang tidak bijaksana. Kasihan kalau ijazahnya ditahan,” tuturnya.

Ketika disinggung sanksi menahan ijazah, Masyati mengatakan, Peraturan Pemerintah ( PP)No, 53 tahun 2010 tentang disiplin pegawai Negri masyati menjelaskan, langkah sanksi ada 3 secara lisan, teguran dan tindakan.

“Untuk itu kita akan panggil kepala sekolah agar diminta keterangan, karena tidak dapat kita gunakan keterangan sepihak,” terangnya.

Sementara, Kepala Bidang Sekolah Dasar (SD) Totong Suwarto menjelaskan, sudah ada tempat khusus secara online yaitu “Tangerang Live” untuk wadah masyarakat melaporkan persoalan sekolah khusus kota tangerang. (Rohman)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.

Aksi Dilarang