Kades Jatimulya : Pembangunan TNI Tegal Mensejahterakan Warganya

Tegal – Program TMMD Reguler 105 Kodim 0712 Tegal, berperan serta dalam membantu pemerintah daerah memeratakan pembangunan di wilayah, sehingga tidak terjadi margin mencolok antara daerah perkotaan dengan pedesaan bahkan wilayah terpelosok.

Total anggaran yang digelontorkan guna membangun desa sasaran, Jatimulyo Kecamatan Suradadi, adalah 1,4 miliar yang bersumber dari APBD fisik provinsi, APBD fisik kabupaten, swadaya masyarakat, bantuan pihak lainnya serta dari Mabes TNI yang diperuntukkan membiayai operasional Satgas TMMD. Kesemuanya demi kesejahteraan rakyat.

Kodim sebagai pelaksana tugas, mendapat amanah memperkeras jalur transportasi pertanian warga dengan makadam/telford serta pengaspalan jalan berupa Lapen (Lapisan Penetrasi Makadam) yang akan dijadikan akses antar pedukuhan.

Untuk tenaga kerjanya, adalah gabungan prajurit TNI Tegal dengan matra TNI lainnya di jajaran Kodam IV Diponegoro yang berkolaborasi dengan mitra lainnya seperti Polri, Aparatur Pemerintahan Daerah dan stakeholder terkait, termasuk melibatkan masyarakat setempat sebagai objek pembangunan.

Sasaran fisiknya adalah pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) dengan berupa makadam titik I sepanjang 1.668 m x lebar 3 m dan titik II 702 m x lebar 3 m (semuanya di sebelah barat SDN 03 Jatimulya), sedangkan pengaspalan jalan adalah titik I 310 m x lebar 2,5 m dan titik II 790 m x lebar 3 m. Untuk sasaran tambahan adalah rehab RTLH sebanyak 21 unit.

Kepala Desa Jatimulya, Ahmad Zaeni (49) berharap, dengan anggaran serta sasaran fisik yang akan di bangun tersebut, nantinya akan dapat membuat desanya menjadi desa yang lebih maju lagi baik dari segi perekonomian maupun kesehatan melalui bedah rumah.

“Kami berharap dengan pembangunan yang dilakukan melalui program TMMD ini, akan lebih mensejahterakan warga Jatimulya, sehingga harus kita dukung dengan pengerahan warga sebanyak-banyaknya untuk membantu TNI,” ucap Kades yang dulunya tukang becak ini, Jumat (12/7/2019). (Rus-Aan).

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.