Juara Liga Santri, Ponpes Hidayatullah Sabet Piala Gubernur

Liga Santri Nasional Zona Bengkulu sukses. Perwakilan Direksi Bank Bengkulu didampingi Ketua Panitia Herliardo menyerahkan uang pembinaan kepada para santri
Perwakilan Direksi Bank Bengkulu didampingi Ketua Panitia Herliardo menyerahkan Uang Pembinaan dan Piala Gubernur kepada Santri Ponpes Hidayatullah yang menjuarai Liga Santri Nasional Zona Bengkulu

NusantaraTerkini.Com – Pondok Pesantren (Ponpes) Hidayatullah akhirnya keluar sebagai Juara Liga Santri Nasional (LSN) Zona Bengkulu dan berhak membawa pulang Piala Gubernur Bengkulu dan uang pembinaan dari Bank Bengkulu, setelah unggul tipis 1 vs 0 atas Ponpes Darun Naja.

Juara 3 diraih Ponpes Darul Amal, sementara Ponpes Hidayatul Mubtadi’in harus puas di posisi ke-4. Partai puncak LSN menandai suksesnya gelaran yang didukung oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu yang disupport Bank Bengkulu ini.

Ketua Panitia LSN Herliardo menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang telah mendukung penyelenggaraan liga santri ini. Ke depan ia berharap, pemprov dan pemerintah kabupaten/kota dapat memfasilitasi liga santri daerah melalui fasilitasi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

[Baca juga: Bank Bengkulu Support Liga Santri Nusantara]

Lebih lanjut, untuk partai final regional 6 yang mempertemukan Ponpes Hidayatullah sebagai perwakilan Provinsi Bengkulu dengan perwakilan dari Provinsi Sumatera Barat, akan digelar pada 5 Oktober 2016 mendatang. “Pemenang akan diutus mengikuti kejuaraan Liga Santri Nusantara memperebutkan Piala Kemenpora RI,” kata Herliardo.

Perwakilan Direksi Bank Bengkulu, Pemprov Bengkulu dan Ketua Panitia LSN berbaur bersama santri, merayakan kesuksesan gelaran Liga Santri Nasional
Perwakilan Direksi Bank Bengkulu, Pemprov Bengkulu dan Ketua Panitia LSN berbaur bersama santri, merayakan kesuksesan gelaran Liga Santri Nasional

Liga santri sendiri terselenggara sebagai upaya membangun jiwa sportifitas dan rasa ukhuwah antar sesama santri se-Provinsi Bengkulu. Lalu mengembangkan bakat-bakat santri yang terpendam dan minim wadah untuk mengaktualisasikannya. Kegiatan positif ini segera direspon Bank Bengkulu, Bank plat merah ini berpartisipasi dengan memberikan uang pembinaan sebesar Rp 10 juta.

Seperti disebutkan Panitia LSN Nasional Muhammad Kusnain, santri merupakan salah satu potensi yang saat ini tengah digarap oleh pemerintah untuk memperbaiki prestasi olahraga.

Sebab, terhitung ada sekitar 7 juta jiwa santri, baik santri mondok maupun santri ngalong. Dari jumlah yang tidak sedikit tersebut, banyak santri yang suka bermain sepak bola. Karenanya bakat yang dimiliki santri harus didorong untuk berpartisipasi dalam dunia olahraga, khususnya sepak bola. [NU001]

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.