“Insya Allah di tahun 2025, karena tahun ini beberapa anggaran pembangunan infrastruktur dialihkan ke Pemilu dan Pilkada, jadi mudah-mudahan dapat terlaksana di tahun depan,” ujar Jonaidi SP.

Ia menjelaskan bahwa jalan sepanjang 9 kilometer yang melintasi lahan Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan perkebunan PTPN tersebut telah mengalami kerusakan parah selama 30 tahun terakhir, sehingga menghambat pertumbuhan ekonomi di daerah tersebut.

 

Kota bengkulu

 

Menurut Jonaidi SP, pembangunan jalan ini menjadi prioritas untuk meningkatkan konektivitas antar wilayah dan memfasilitasi mobilitas penduduk serta barang.

“Jalan ini sangat penting untuk memperbaiki aksesibilitas dan mendukung pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Seluma,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi Bengkulu berencana untuk menampung usulan pembangunan jalan yang menghubungkan Kembang Mumpo, Pasar Baru, dan Pering Baru. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas dan mempercepat pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.

Dengan pembangunan infrastruktur jalan ini direncanakan untuk tahun 2025, diharapkan akan memberikan dampak positif bagi masyarakat dan memperkuat infrastruktur transportasi di Provinsi Bengkulu. (ADV)