Wartawan Nusantaraterkini.com Terdaftar di Box Redaksi, Untuk Bergabung menjadi wartawan seluruh indonesia Hubungi : 0822-8166-4736

Jembatan Kali Gosek, Saksi Mati Keakraban Satgas TMMD Pekalongan dan Warga Pantirejo

Loading...

Pekalongan – Ada sebuah lokasi di desa sasaran TMMD Reguler 107 Kodim 0710 Pekalongan, yakni di Desa Pantirejo, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, yang menjadi saksi mati keakraban antara Satgas TMMD dengan masyarakat setempat, sepanjang masa.

Sebuah jembatan konvensional yang terbuat dari bambu dan kayu, yang terletak di Dukuh Sutosari, Pantirejo, yang melintang di atas Kali Gosek.

Jambatan itu tempat sejuk bagi para Satgas TMMD dan warga untuk melepas lelah siang selepas melaksanakan pekerjaan fisik baik pengaspalan jalan maupun pembangunan talud.

Menurut Supardan, salah satu warga setempat, bahwa tidak ada yang tahu pasti kenapa jembatan tersebut dijuluki Jembatan Kali Gosek. Namun yang jelas, sejak awal pelaksanaan TMMD (16/3) di desanya, tempat favorit untuk berkumpulnya anggota Satgas dan warga di jam-jam istirahat kerja siang adalah di jembatan itu.

“Hampir setiap hari pada jam-jam istirahat TMMD, jembatan Kali Gosek menjadi tempat berkumpulnya TNI dan warga setempat. Sehingga tidak berlebihan jika ada yang menyebut, jembatan tersebut adalah saksi mati keakraban antar keduanya,” ujarnya, Senin (6/4/2020).

Menurutnya juga, sebenarnya tak ada yang khas di tempat itu. Dimungkinkan, karena di sekitar jembatan banyak tumbuh pohon bambu yang rimbun maka sangat nyaman untuk istirahat.

Untuk diketahui, pekerjaan fisik di Dukuh Pepedan sampai dengan di samping Lapangan Sepakbola Desa Pantirejo di Dukuh Sutosari, yaitu pembangunan talud sepanjang 350 meter tinggi 1 meter (92%) dari total 800 meter, dan pengaspalan jalan sepanjang 725 meter lebar 3 meter dari total 2.553 meter (85%). (Rus/Aan)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.