Jalan TMMD Pemalang Menjembatani Penjualan Kamijara Desa Terjauh Ke Pasar

Pemalang – Hal ini diungkapkan Kastari (56) kaos biru bertopi, pengepul kamijara (sereh/serai), pisang gepeng dan daun salam asal Dusun Kaliwadas Rt. 04 Rw. 02 Desa Jatiroyom Kecamatan Bodeh. Kamis (7/3/2019).

Terlihat dirinya menggunakan angkutan desa untuk mengirim dagangannya ke Pasar Comal di Jalan Ahmad Yani Kecamatan Comal Kabupaten Pemalang dengan jarak kurang lebih 16 kilometer 35 menit.

Untuk mengumpulkan dagangannya dirinya memerlukan waktu antara 3-4 hari dari tangan para petani di 5 dusun desanya serta desa tetangga (Desa Kesesirejo). Tentu waktu yang lumayan lama bagi pengepul tersebut yang berpenghasilan bersih antara 75-100 ribu sekali ke pasar.

Disinggung soal pembangunan TMMD Reguler oleh Sertu Wahid, anggota dokumentasi TMMD Reguler 104 Kodim 0711 Pemalang, lelaki paruh baya ini menyatakan terima kasih atas apa yang diberikan Pemerintah dan TNI. Pasalnya, jalan yang sedang dibangun selebar 2,5 meter (telford sepanjang 805 meter dan rabat beton 919,5 meter) akan menjadi jembatan baru bagi dirinya dalam mencari dagangannya di desa tetangga yaitu Parunggalih (desa terjauh di wilayah Kecamatan Bodeh).

“Sebelumnya saya tidak pernah kesana mencari dagangan Pak, karena harus memutar jauh 10 kilometer dan waktunya 50 menit, jadi tambah biaya. Dengan jalan baru ini akan lebih dekat menjadi 10 menit dan hanya 4 kilometer melewati Dusun Jatiroyom dan hutan Perhutani RPH Kaliwadas,” ucapnya membeberkan kendala dan solusi.

Sementara ditanya terkait keterlibatannya membantu Satgas TMMD dan warga lainnya, Kastari menyatakan siap sedia seperti biasanya jika RT nya terkena giliran. (Aan Pendim Pemalang).

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.