Wartawan Nusantaraterkini.com Terdaftar di Box Redaksi, Untuk Bergabung menjadi wartawan seluruh indonesia Hubungi : +62 822-8273-3432

Jalan ke Curug Nangga Dibangun Melalui TMMD Banyumas, Pemilik Warung Kehilangan Pelanggan

Loading...

Banyumas – Adalah Nari (50), salah satu pedagang makanan dan minuman di warung yang terletak di dekat loket karcis Obyek Wisata Curug Nangga, Desa Petahunan, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, mulai kehilangan pelanggan sejak adanya jalan beton TMMD Reguler 108 Kodim 0701 Banyumas.

Rabat beton sepanjang 1,8 kilometer lebar 3,75 meter dari Jalan Semingkir, Dukuh Semingkir, Petahunan itu, sudah menggantikan rute lama menuju air terjun tingkat tujuh itu, yaitu jalan batu setapak sepanjang kurang lebih 2 kilometer dari tempat parkir kendaraan bermotor di Dukuh/Desa Petahunan.

“Omset dagangan saya menurun drastis sejak adanya wabah corona sehingga Curug Nangga ditutup sementara untuk umum, dan juga jalan TMMD yang menjadikan kendaraan bermotor dapat langsung tiba di Curug Nangga,” bebernya, Selasa (4/8/2020).

Walaupun kehilangan konsumen, Nari mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah, TNI, dan segenap unsur lainnya, karena telah memajukan Curug Nangga dengan pembangunan akses baru tersebut.

“Jelas kedepan akan banyak wisatawan yang akan datang ke Curug Nangga karena jalannya sudah bagus. Untuk itu saya juga akan beralih tempat di sekitar tempat parkir yang baru, atau yang penting di pinggir jalan TMMD itu,” imbuhnya.

Sementara itu, Serka Eko Budi Wiyono, Babinsa setempat dari Koramil 15 Pekuncen, Kodim Banyumas, juga menyarankan agar pemilik warung satu-satunya yang masih bertahan hingga saat ini, dari semula 50 pedagang di pinggir jalan batu setapak rute lama ke Curug Nangga itu, beralih tempat agar kesejahteraan ekonomi dari kunjungan wisatawan lebih meningkat dari tahun 2015 lalu, yaitu mulai dikenalnya Curug Nangga.

“Tujuan pembangunan infrastruktur menuju Curug Nangga adalah untuk mengangkat dan mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat terdampak pandemi corona secara mandiri. Jadi Ibu Nari juga akan merasakan berkahnya jika geser berjualan ke jalan TMMD itu,” ungkap Eko. (Aan/Red)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.