Jadi Tempat Judi, Warga Tuntut Tutup Arena Biliar

NusantaraTerkini.Com, Kaur – Warga di daerah Sambat yang terdiri dari Desa Air Jelatang, Desa Tanjung Ganti dan Desa Kedataran Kecamatan Maje merasa terganggu dengan kehadiran permainan biliar, pasalnya permainan biliar yang terletak di Desa Kedataran ini telah mengganggu ketentraman masyarakat.

Informasi yang didapat dari warga, permainan biliar ini diduga sering dijadikan tempat perjudian dan pemain biliar sering bermain sampai larut malam serta ramai.

Merasa sudah tidak nyaman lagi dengan keberadaan permainan biliar ini, ketiga kades ini rapat di Kantor Camat Maje pada tanggal 27 Desember 2018 lalu, yang dihadiri oleh Camat Maje yang saat itu dijabat oleh Ahmad Marzuki, M.Tpd, dan dihadiri juga oleh tokoh masyarakat daerah Sambat.

Kepala Desa Air Jelatang, Amran, menyampaikan kepada wartawan bahwa mereka sudah sangat terganggu oleh kehadiran permainan biliar itu.

“Warga kami sudah sangat terganggu oleh keberadaan permainan biliar itu, dalam rapat tanggal 27 desember 2018 semua sudah sepakat untuk menutup biliar tersebut, harapan kami semua pihak yang terlibat dalam rapat dapat  patuh”. Kata Kades Air Jelatang, minggu (6/1/2019).

Ditambahkan Kades Air Jelatang, sejak adanya biliar ini warga sering kehilangan barang, parahnya lagi kotak amal yang ada di Masjid pun ikut raib.(ynd)

Rekomendasi
Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.