Jadi Irup HUT Korpri, Bupati Blitar Ajak Pegawai Terus Berinovasi

Loading...

BLITAR – Peringati HUT Korpri Ke-48 dan Hari Kesehatan Nasional Ke-55, Pemerintah Kabupaten Blitar menggelar upacara yang diselenggarakan di Aloon-aloon Pemkab Blitar di Kanigoro, Jumat (29/11/2019). Sebagai inspektur upacara Bupati Blitar Drs. H. Rijanto, MM.

Dengan mengusung tema Korpri Berkarya, Melayani dan Menyatukan Bangsa dan Generasi Sehat, Indonesia Unggul, upacara dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Blitar Marhaenis UW, Forkopimda, Sekda Kab. Blitar, kepala OPD, Asisten, staf ahli, kepala badan dan bagian, serta diikuti perwakilan ASN dilingkup Pemkab Blitar.

Dalam upacara tersebut, Bupati Rijanto membacakan amanat dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo selaku Penasihat Nasional Korpri pada HUT Ke-48 Korpri tahun 2019.

Bupati Blitar dalam amanatnya, mengajak seluruh anggota KORPRI untuk mengambil jalan perubahan, melakukan reformasi secara berkelanjutan. Tidak ada lagi pola pikir lama. Tidak ada lagi kerja linier. Dan tidak ada lagi kerja rutinitas.

“Birokrasi haru berubah. Kita harus membangun nilai-nilai baru dalam bekerja cepat beradaptasi dengan perubahan,” kata Rijanto membacakan amanat Presiden.

Lebih lanjut, Bupati Rijanto juga menyampaikan, Presiden juga mengajak seluruh anggota KORPRI untuk terus menerus bergerak mencari terobosan, terus menerus melakukan inovasi. Pelayanan yang ruwet, berbelit-belit, dan yang menyulitkan rakyat, harus kita pangkas. Kecepatan melayani menjadi kunci reformasi birokrasi.

“Orientasi birokrasi harus betul-betul berubah, bukan lagi berorientasi pada prosedur, tapi lebih berorientasi pada hasil nyata. Panjangnya rantai pengambilan keputusan juga harus bisa dipotong, dipercepat dengan penerapan teknologi,” jelasnya.

Dikatakannya, tugas birokrasi adalah memastikan rakyat terlayani dengan baik, serta program-program pembangunan betul-betul terdelivered, dirasakan manfaatnya oleh rakyat.

Presiden juga mengajak kepada seluruh anggota KORPRI yang tersebar di seluruh Indonesia menjadi garda terdepan dalam merajut persatuan, menjaga tali persaudaraan sebagai satu saudara se-bangsa dan se-tanah air.

“Kita adalah negara yang ber-bhineka tunggal ika. Keberagaman ini adalah kekuatan kita. Kemajemukan adalah anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa kepada bangsa Indonesia yang harus kita jaga dan rawat bersama-sama,” tutup Rijanto. (Rid/Kmf/Adv)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.

Aksi Dilarang