Iswandi Ruslan Sesalkan Respon Lambat Dinkes Kota

KOTA BENGKULU – Salah satu anggota DPRD Kota Bengkulu, Iswandi Ruslan sesalkan respon lambat Dinas Kesehatan Kota Bengkulu menyikapi laporan masyarakat yang terkena demam berdarah dengue (DBD).

Hal ini disampaikan Iswandi saat menjenguk korban DBD sekaligus mengecek kebenaran laporan tersebut di Rumah Sakit Raflesia, Rabu (26/2). Iswandi mendengar keluhan masyarakat yang diceritakan keluarga pasien Mareta, asal Kelurahan Muara Dua.

“Saya selaku anggota DPRD yang bermitra dengan Dinkes menyesalkan Dinkes yang lamban dalam menanggapi persoalan yang prinsip bagi masyarakat terkait penyakit demam DBD ini. Seharusnya laporan tersebut cepat ditindaklanjuti seperti dilakukan fogging atau semacamnya,” ucap Iswandi.

Ia juga mengeluhkan dirinya selaku wakil rakyat juga belum mendapat respon dari Kadinkes Kota perihal laporan masyarakat tersebut.

“Saya saja tidak mendapat respon dari kepala dinas apalagi masyarakat biasa. Tadi saya telepon katanya mungkin demam panas saja, ya tidak boleh seperti itu katanya punya data, punya tim kesehatan sistem-sistem yang bagaimana. Sekarang saya tanya buktinya di lapangan kita turun tadi memang anak itu sempat mengalami sakit DBD,” tambah Iswandi.

Sementara kekuarga pasien, Mareta mengatakan, yang bersangkutan sudah 2 hari terakhir dirawat di RS Raflesia setelah sebelumnya mengalami demam tinggi. “Di kelurahan saya sudah ada 2 kali terjadi kasus serupa, tapi belum ada tindakan dari Dinas Kesehatan,” tuturnya. (Red/Adv)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.