Wartawan Nusantaraterkini.com Terdaftar di Box Redaksi, Untuk Bergabung menjadi wartawan seluruh indonesia Hubungi : 0822-8166-4736

Inilah Salah Satu Orang Tua Asuh Satgas TMMD Reguler Pekalongan Yang Pernah Merasa Terbantu

Loading...

Pekalongan – Adalah Suciati (46), Ketua PKK Desa Pantirejo, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan Jawa Tengah, salah satu keluarga asuh Satgas TMMD Reguler 107 Kodim 0710 Pekalongan, yang menyatakan senang pernah mengurusi makan 5 orang anggota TNI yang tinggal selama satu bulan (16 Maret-14 April 2020) di rumahnya.

Menurutnya, banyak kontribusi yang telah diberikan Satgas TMMD di desanya, dalam membangun infrastruktur masyarakat umumnya, dan bantuan ULP (Uang Lauk Pauk) yang diberikan masing-masing anggota Satgas.

“Sangat banyak kontribusi mereka di desa kami. Uang makan mereka saja masing-masing saya terima Rp. 43 ribu per hari untuk satu orangnya. Sangat banyak jika dikalikan 30 hari dan 4 orang lainnya,” ungkapnya bersyukur pernah jadi keluarga TNI, Sabtu pagi (18/4/2020).

Selaku ibu asuh dia pun merasa kehilangan karena mereka sudah dianggapnya sebagai keluarga sendiri dan sangat membantu anak-anaknya menjadi berdisiplin waktu belajar dan beribadah, serta menanamkan keikhlasan dan kepedulian dalam membantu pekerjaan orang tua.

Menurutnya juga, hal tersebut juga dirasakan 19 warga lainnya yang tersebar di 3 dusun di Desa Pantirejo, yakni Dusun/Dukuh Pepedan, Sutosari, dan juga Jlubang.

“Saya sudah minta khususnya kepada para anggota TNI yang berada di rumah kami, jangan sampai silaturahmi ini putus. Jika ada waktu libur untuk, saya mohon bisa berkunjung ke tempat kami kembali,” pungkas warga Dukuh Jlubang RT. 02 RW. 01 itu.

Sementara dibenarkan suaminya, Hamka Nurul Huda (46), selaku Kepala Desa dirinya menyatakan bahwa untuk penentuan rumah yang pernah ditinggali para anggota Satgas TMMD, sudah melalui koordinasi dengan para Kepala Dusun dan Babinsa.

Kriteria utama rumah adalah memiliki MCK yang memadai, luas dan memiliki beberapa kamar kosong, dekat lokasi kerja, dan juga diutamakan warga kurang mampu. Jika warga yang kurang mampu tidak memiliki kriteria tersebut maka akan dialihkan ke warga yang mampu. (Aan/Red)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.