Wartawan Nusantaraterkini.com Terdaftar di Box Redaksi, Untuk Bergabung menjadi wartawan seluruh indonesia Hubungi : +62 822-8273-3432

Inilah Misi Lain Dari Program Yang Bernama TMMD

Loading...

Banyumas – Tujuan utama dari program TMMD adalah membangun desa yang tertinggal infrastruktur di desa pinggiran/terpencil, perbatasan, kumuh perkotaan, maupun daerah yang terdampak bencana alam.

Selain itu, adanya rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), adalah upaya TNI untuk membantu Pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan di desa sasarannya.

Selain itu lagi, misi dari TNI adalah merengkuh hati rakyat untuk manunggal bersamanya. Pasalnya, TNI menganut sistem pertahanan semesta dimana rakyat Indonesia yang berjumlah lebih dari 269 juta jiwa, adalah potensi kekuatan tak terbatas untuk mempertahankan NKRI.

Jadi infrastruktur di pelosok yang dibangun, juga akan berguna bagi TNI dalam mempertahankan wilayah NKRI.

Seperti halnya di TMMD Reguler 108 Banyumas yang dilaksanakan di Desa Petahunan, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, misi dari Kodim 0701 Banyumas, selain mendongkrak kesejahteraan masyarakat di bidang ekonomi pertanian dan pariwisata dengan pembangunan jalan beton 1,8 kilometer lebar 3,75 meter, misi lainnya adalah menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian masyarakat dalam membangun desanya.

Sebaliknya, bagi personel Satgas TMMD yang ditugaskan, agar mereka dapat memahami kesulitan yang dialami masyarakat.

Dikemukakan Serka Joko Arif Nugroho, Babinsa Semedo, Koramil 15 Pekuncen, Kodim Banyumas, ditugaskan satuannya untuk memperkuat Satgas TMMD, merupakan kebanggan baginya karena dapat mengenal lebih jauh warga Petahunan.

“Selama satu bulan kita ditugaskan di Petahunan ini, harapan Bapak Kasad tentunya agar prajuritnya yang berada di tempat tugas dianggap keluarga oleh masyarakat. Sebaliknya, prajurit juga diharapkan memiliki keluarga baru,” ujarnya.

Dengan pendekatan humanis kepada masyarakat, diharapkan partisipasi mereka untuk membantu TNI membangun infrastruktur dan non fisik TMMD, lebih dari yang digilir per RT oleh perangkat desa.

“Jika masyarakat antusias maka pekerjaan akan cepat selesai, sebelum program ditutup sehingga over prestasi fisik TMMD dapat digagas dan dikerjakan dalam waktu tersisa,” pungkasnya. (Aan/Red)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.