Wartawan Nusantaraterkini.com Terdaftar di Box Redaksi, Untuk Bergabung menjadi wartawan seluruh indonesia Hubungi : 0822-8166-4736

Ini Yang Disampaikan Bupati Pekalongan di Acara Penutupan TMMD Reguler

Loading...

Pekalongan – Bupati Pekalongan H. Asip Kholbihi, SH, M.Si, mengucapkan banyak terima kasih kepada Dandim dan Kapolres Pekalongan yang sudah banyak membantu pihaknya dalam pemerataan infrastruktur dan mengentaskan kemiskinan 10 warga Desa Pantirejo, Kecamatan Kesesi, melalui rehab RTLH bantuan Pemprov Jateng.

Mengulas penyampaian Kades Pantirejo, Hamka Nurul Huda, dengan selesainya rehab rumah tersebut, dipastikan seluruh rumah warga Pantirejo layak huni.

Hal itu disampaikannya di Aula Balai Desa Pantirejo, dengan disaksikan Kasiter Korem 071 Wijaya Kusuma Letkol Ifantri Sapto Broto mewakili Danrem, jajaran Forkopimda Kabupaten Pekalongan, Kadis PMD P3A PPKB Kabupaten Pekalongan Moh Afif, S.Sos, Muspika Kesesi, dan juga Kades setempat Hamka Nurul Huda. Selasa (14/4/2020).

“Kedepan masih ada program pembangunan RTLH (Rumah Tidak Layak Huni), yang diperuntukan bagi warga yang tidak mampu dan akan kita laksanakan segera di tahun ini untuk wilayah lainnya,” ucapnya.

Disampaikannya juga, melalui TMMD Reguler yang didukung dari anggaran APBD Provinsi dan APBD Kabupaten, diselaraskan dengan dukungan dari Mabes TNI untuk operasional Satgas TMMD dan membantu Uang Lauk Pauk (ULP) yang diserahkan kepada para keluarga asuh atau masyarakat yang ditempati anggota Satgas. Ini sebagai bentuk kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Hasil utama TMMD Reguler berupa pengaspalan jalan sepanjang 2,5 kilometer dengan lebar 3 meter ini sangat bermanfaat sekali untuk warga masyarakat Desa Pantirejo dan sekitarnya di Kecamatan Kesesi, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat baik ekonomi, pendidikan dan juga kesehatan,” tandasnya.

Pasca berakhirnya TMMD Reguler, pihaknya akan segera melaksanakan rapat terkait banyaknya pemudik dari luar kota yang masuk ke Kabupaten Pekalongan untuk mengantisipasi penyebaran virus corona.

“Seperti kegiatan hari ini kita laksanakan secara sederhana sesuai himbauan Pemerintah pusat, tentang pembatasan pertemuan. Sehingga walaupun ini hanya seremonial, akan tetapi tidak mengurangi makna dari tujuan pembangunan itu sendiri,” pungkasnya. (Aan/Rug)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.