Ini Rilis Resmi BMKG Soal Gempa Sarmi Papua

NusantaraTerkini.Com, Papua – BBMKG Wilayah V Jayapura langsung merilis gempa bumi yang mengguncang Kabupaten Sarmi, Papua, sekitar pukul 19.11 WIT,Kamis (7/2) malam.

Kepala BMKG Wilayah V Jayapura, Petrus Demon Sili kepada wartawan menyampaikan gempa bumi berkekuatan 5,0 SR itu tak berpotensi tsunami.

Berikut rilis resmi BMKG tersebut;

Hari Kamis, 7 Februari 2019, pukul 17.11.08 WIB, wilayah Samudera Pasifik diguncang gempabumi tektonik.

Hasil pemutakhiran analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki kekuatan M=4,9. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 1,93 LS dan 139,03 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 33 km arah Timur Kota Sarmi, Kabupaten Sarmi, Propinsi Papua pada kedalaman 16 km.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal yang diduga akibat aktivitas subduksi Papua Nugini. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi di wilayah Samudera Pasifik ini, dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan dari struktur sesar oblique dominan naik (oblique thrust fault).

Guncangan gempabumi ini dilaporkan dirasakan di daerah Sarmi dengan kekuatan I-II MMI.

Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi tidak berpotensi tsunami.

Hingga pukul 17.33 WIB, Hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock). Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (inatews.bmkg.go.id atau www.bmkg.go.id), atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg.

Jakarta, 7 Februari 2019
Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG

RAHMAT TRIYONO, S.T., Dipl. Seis, M.Sc.

(Fai/Redaksi Papua)

Rekomendasi
Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.