Ini Kronologis Lengkap Penembakan yang Dilakukan KKB Hingga Menewaskan Anggota Polisi

NusantaraTerkini.Com, Jayapura – Kronologis penembakan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terhadap anggota Polisi di Distrik Torere Puncak Jaya Papua, diceritakan lengkap oleh Briptu Petrus Imbiri, Polisi yang selamat saat penembakan itu terjadi.

Kepada wartawan ia bercerita, saat itu di pinggiran sungai ada masyarakat yang membawa sayur dalam karung.

“Pak Distrik perintahkan kami ke masyarakat yang di tepi sungai dan mau memberi tumpangan. Pas kita menepi dan sudah dekat, ia membuang sayurnya dan lompat ke bukit,” ujar Briptu Petrus, Senin (2/7).

Hanya berselang dua hingga tiga menit, setelah seorang warga yang berada di tepi sungai itu menghilang ke bukit, ia bersama korban lainnya langsung ditembak dua kali.

“Setelah dua tembakan ini kami langsung lompat ke dalam sungai dan kembali ke permukaan di bagian belakang spead,” kata Petrus lagi.

Tak sampai disitu, KKB kembali mengeluarkan 3 tembakan saat ia bersama korban lainnya sampai dipermukaan.

Segera Briptu Petrus kembali menyelam dan baru kembali timbul sekitar 30 meter dari tempat kejadian.

Kata Petrus, ia sempat melihat Brigpol S. Kbarek juga berada dipermukaan, namun ia tak bisa berbuat apa-apa karena arus yang kencang dan dalam keadaan kelelahan.

“Ada perahu masyarakat setempat yang lewat, saya minta tolong, itu pun saya dalam keadaan tidak berdaya, lalu dinaikan ke perahu masyarakat,” jelasnya lagi.

Setelah melakukan komunikasi bersama seniornya yang berada di tepian sungai, ia kemudian memanggil spead lainnya, Briptu Petrus bersama rekan-rekan sempat mencari dan memanggil nama dua korban lainnya namun tak ada jawaban.

Mereka yang selamat ini lalu kembali melakukan perjalanan untuk menghindari kejaran KKB.

“Karena minim senjata yang kami bawa, setelah bergabung dengan pasukan TNI dan Polri lainya, kami kembali melakukan perjalan ke Dabra, Distrik Mamberamo Hulu Kabupaten Mamberamo Raya lalu melapor untuk mencari pertolongan,” kata Petrus lagi.

Briptu P. Imbiri tak terlalu mengingat berapa jumlah pelaku saat insiden itu terjadi. Namun, ia melihat  satu pelaku yang memegang senjata dan melakukan penembakan.

Saat itu pada spead yang ditumpanginya personil Polisi dikatakan Briptu Imbiri membawa 1 senjata laras panjang 3 senjata jenis pistol.

Penghadangan dan penembakan tersebut menewaskan Kadistrik Torere Obaja Froare, sementara rombongan lainnya termasuk pimpinan rombongan Ipda Jesayas Nusi melompat ke air.

Brigpol Kbarek ditemukan Minggu (1/7) siang dalam keadaan meninggal dunia. Sementara pencarian terhadap Ipda Nusi masih terus dilakukan hingga hari ini. (FN)

Rekomendasi
Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.