Ini Kata Pusat Perbelanjaan Yang Masih Sediakan Kantong Plastik Di Jayapura

Papua – Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura sejak 1 Februari 2019 melarang seluruh toko modern dan pusat perbelanjaan di Kota Jayapura menyediakan kantong plastik.

Pelarangan ini mengigat sampah plastik sulit terurai. Tak main-main, sanksi tegas berupa pencabutan izin usaha juga diterapkan jika ada toko maupun pusat perbelanjaan yang masih menyediakan kantong plastik.

Berjalan sebulan, banyak toko dan pusat perbelanjaan yang mulai menerapkan aturan sambil mensosialisasikan Perda tersebut.

Namun, dari penelusuran di lapangan masih ada toko dan pusat perbelanjaan yang menyediakan kantong plastik.

Salah satunya Supermarket dan Dept Store Mega Abepura yang terlihat masih menyediakan kantong plastik bagi pelanggan.

Meski begitu Mega Abepura bukannya tak taat aturan yang dikeluarkan Pemkot Jayapura.

Firmansyah, selaku pengawas Area Mega Abepura kepada wartawan mengatakan, pihaknya terus mengimbau kepada pelanggan untuk menggunakan tas jinjing yang dibawa sendiri.

Ia juga mengatakan, jika penggunaan plastik akan berakhir pada 7 Maret mendatang.

“Plastik biasa berakhir tanggal 7 Maret dan solusinya kita sampaikan kalau tanggal 7, kita tak menggunakan tas plastik intinya nanti kita tawarkan ke pelanggan, kalau mereka tak bawa tas lainnya kita gunakan karton,” jelasnya, Senin (4/3/2019).

Lain hal dengan Saga Mall Abepura yang nampak sekilas masih menggunakan kantong plastik dan tetap menyediakan tas berbayar.

“Kantong plastik yang kami sediakan ini kantong plastik ramah lingkungan, karena sudah oxium, bisa cepat terurai bukan seperti kantong kresek biasa yang bisa terurai hingga puluhan tahun,” ujar Imanuel selaku kepala gudang Saga Mall yang menangani pemakaian plastik tersebut.

Imanuel juga mengaku pihaknya tetap mendukung program Pemkot Kota Jayapura yang dipandang sangat bermanfaat bagi keberlangsungan lingkungan, terutama di Kota Jayapura.

Selain kedua supermarket tersebut, toko modern kecil maupun besar lainnya juga sudah mulai beralih dari penggunaan kantong plastik ke tas atau kantong yang ramah lingkungan. (Faisal Narwawan)

Rekomendasi
Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.