Ini Hasil Kesepakatan Antara TNI Di Perbatasan Dengan PNGDF

Nusantara Terkini.Com, Jayapura-Beberapa waktu lalu TNI di Perbatasan RI – PNG yakni Satgas Yonif Para Raider 501 Kostrad menerima kunjungan dari, Bravo Company Commander  Papua New Giunea Defense Force (PNGDF/Tentara PNG) Major Adolf Kaien beserta Konsulat Jenderal RI – PNG, Abraham Franky Izaak di Pos Komando Taktis (Kotis), Kampung Skouw, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Papua.

Kedatangan rombongan PNGDF di Pos Kotis disambut oleh Wakil Komandan Satgas (Wadansatgas) Yonif Para Raider 501 Kostrad, Mayor Inf. Puguh Prasetya beserta seluruh Perwira staf.

Ada tiga kesepakatan dari pertemuan tersebut yakni, 1) Melaksanakan Patroli bersama. 2) Peningkatan kerja sama dan koordinasi Pengamanan Perbatasan.

3) Pertukaran informasi mengenai keamanan perbatasan antara Pos PNGDF di Wutung dengan Pos Kotis Satgas Yonif Para Raider 501 Kostrad di Skouw.

Kesepakatan tersebut dibenarkan Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel INF. MuhAidi  dalam rilisnya, Jumat (8/6).

“Tujuan kunjungan PNGDF ke Pos Kotis adalah untuk menjalin kerja sama bidang pertahanan antara PNGDF dengan Satgas Yonif Para Raider 501 Kostrad,” jelas Kapendam.

Satgas 501 Kostrad menyambut baik maksud dan tujuan dari PNGDF berkunjung ke Pos Kotis Satgas 501 Kostrad.

Apa lagi, kerja sama seperti ini merupakan pertama kalinya bagi Satgas Pengamanan Perbatasan sektor utara.

Dengan terjalinnya kerja sama ini, Satgas 501 Kostrad berharap selain dapat meningkatkan stabilitas keamanan kedua negara, diharapkan juga dapat menekan jumlah kasus pelanggaran hukum yang sering terjadi di perbatasan, khususnya peredaran Narkoba, penyelundupan barang ilegal dan kasus pelintas batas ilegal.

Pihak PNGDF berharap pertemuan seperti ini bisa terus diadakan baik kepada Batalyon Satgas saat ini maupun Batalyon Satgas lainnya.

Sehingga hubungan tali silaturahmi antara PNGDF dengan Satgas Pengamanan Perbatasan dapat terus terjalin.(FN)

Rekomendasi
Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.