Ini Alasan Masyarakat Papua Serahkan Senjata Rakitan Ke Satgas Yonif Para Raider 501 Kostrad

NusantaraTerkini.Com, Jayapura – Kegiatan Pembinaan Teritorial (Binter) Satgas Yonif Para Raider 501 Kostrad yang dilaksanakan di Daerah penugasan Papua kembali membuahkan hasil.

Kali ini Pos Koya Koso yang terletak di Kampung Koya Koso, Distrik Abepura, Jayapura menerima satu pucuk senjata api rakitan laras panjang dari  JJ (42) seorang warga Dusun Telaga Membramo, Koya Timur, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Kamis (28/6).

“Ini merupakan hasil dari pendekatan yang harmonis dan santun yang dilakukan pihak Satgas 501 Kostrad kepada Masyarakat Papua,” ujar Dansatgas Yonif Para Raider 501 Kostrad.

Disampaikan, JJ menyerahkan senjata tersebut kepada pihak Satgas 501 Kostrad karena dirinya merasa tersentuh dengan kebaikan hati dari personel Satgas yang sering melakukan pengobatan keliling di kampungnya.

Acara penyerahan senjata api rakitan milik JJ bermula dari kegiatan anjangsana personel Pos Koya Koso ke kediaman milik JJ. Kedatangan personel Satgas ke kediaman JJ bersama dengan tim kesehatan dari Pos Koya Koso.

“Setelah kesehatan keluarganya diperiksa, terjadi obrolan singkat antara JJ dengan personel Satgas. Obrolan mereka pun berlanjut hingga akhirnya personel Pos Koya Koso menjelaskan undang undang tentang larangan menyimpan dan membawa senjata api ilegal. Personel Pos Koya Koso menjelaskan bahwa menyimpan dan membawa senjata api ilegal merupakan tindakan melanggar hukum dan dapat dikenakan sanksi pidana bagi yang melanggarnya,” jelasnya.

Mendengar penjelasan personel Satgas, JJ mengajak personel ke kebun miliknya, lalu mengambil senjata api yang telah disimpan dan menyerahkannya dengan sukarela kepada pihak Satgas 501 Kostrad.

Ia mengaku bahwa senjata tersebut sudah lama dan sudah turun temurun dimiliki oleh keluarganya. Selain itu, senjata tersebut sengaja ia simpan untuk berjaga-jaga, karena dahulu di kampungnya masih sering terjadi perang antar suku.

Hingga berita ini di rilis, senjata api rakitan tersebut saat ini masih berada di Pos Komando Taktis (Kotis) untuk diamankan dan akan diserahkan ke Komando Pelaksana Operasi (Kolakops) Korem 171/PWY. (FN)

Rekomendasi
Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.