Wartawan Nusantaraterkini.com Terdaftar di Box Redaksi, Untuk Bergabung menjadi wartawan seluruh indonesia Hubungi : +62 822-8273-3432

Infrastruktur Menuju Curug Kali Kawung, Krajan Banyumas, Juga Minta di TMMD Reguler

Loading...

Banyumas – Keinginan kemajuan sektor pariwisata di Desa Krajan, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, juga diutarakan Tono (50), Kasi Kesra Desa Krajan, selepas mengikuti kegiatan sosialisasi non fisik TMMD Reguler 108 Kodim 0701 Banyumas, di Lokawisata Bukit Watu Kumpul, Desa Petahunan, Kecamatan Pekuncen, yang diselenggarakan oleh Setda Kabupaten Banyumas tentang Tata Cara Pembuatan Perdes. Senin (27/7/2020).

Menurutnya, manfaat program TMMD Reguler di Desa Petahunan, yang membangun infrastruktur wisata menuju Curug Nangga, berupa rabat beton 1,8 kilometer lebar 3,75 meter, juga dinantikan warga Krajan guna mendongkrak perekonomian dari sektor wisata yang ada, yaitu Curug Kali Kawung yang mempunyai ketinggian sekitar 50 meter.

Pasalnya, curug tersebut juga mempunyai pemandangan yang sangat eksotis seperti Curug Rinjing di Desa Petahunan (50 meter), dan juga Curug Kedung Lesung di Desa Krajan (40 meter).

“Akses jalan menuju Curug Kali Kawung, masih berupa jalan setapak dan menyeberangi sungai-sungai kecil, kurang lebih selama 2 jam perjalanan. Jadi kami berharap adanya TMMD Reguler untuk membangun jalan dan jembatan menuju kesana,” ungkap Tono.

Menurutnya juga, di program TMMD Reguler atau TMMD besar, adanya pembangunan lintas sektoral/instansi melalui non fisik berupa penyuluhan/sosialisasi dan keterampilan-keterampilan, sangat besar manfaatnya untuk meningkatkan SDM masyarakat setempat guna mengolah atau memaksimalkan potensi sumber daya alam yang ada.

Selain itu, di TMMD Reguler juga banyak bantuan-bantuan sosial, berbagai macam kegiatan sosial (sunat massal, KB, pasar murah, dan lain-lain), serta rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang benar-benar dinantikan warga miskin.

“Itulah yang juga membuat saya iri, sehingga mewakili masyarakat Desa Krajan, saya berharap di TMMD Reguler selanjutnya dapat hadir di desa kami,” tandasnya.

Untuk diketahui, program TMMD Reguler akan hadir kembali di Kabupaten Banyumas, 3 tahun lagi. Sementara untuk TMMD Sengkuyung (TMMD kecil), dalam satu tahun dilakukan sebanyak 3 kali, namun fokusnya adalah membangun infrastruktur saja. (Aan/Red)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.