HUT Kota Curup Ke 138

NusantaraTerkini.Com, Rejang Lebong – Sidang paripurna istimewa peringatan HUT Kota Curup ke 138 yang dilaksanakan di gedung DPRD Rejanglebong, berlangsung hikmat, Selasa  (29/5). Dihadiri 21 dari 30 anggota DPRD setempat.

Juga dihadiri Asisten I Setprov Bengkulu, Hamka Sabri, mewakili gubernur yang berhalangan hadir. Sementara di deretan kursi tamu, tampak hadir Bupati Kepahiang DR. H. Hidayatullah, Bupati Lebong H. Rosjonsah, serta beberapa pejabat perwakilan kabupaten/kota se Provinsi Bengkulu, termasuk perwakilan pemerintah dari provinsi tetangga, antara lain dari Kota Lubuklinggau, Kabupaten Musi Rawas, dan Muratara. Selebihnya, sejumlah pejabat dan para kepala OPD di lingkup Pemkab Rejang Lebong.

Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, kemudian tradisi sirih pamit atau “iben pamit” oleh pengurus Badan Musyawarah Adat (BMA) Rejang Lebong kepada Bupati Rejang Lebong H.A. Hijazi, SH, M.Si yang bergelar Aryo Pasak Bumi, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Alquran. Setelah itu pelaksanaan rapat paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD Rejanglebong M.Ali ST didampingi Wakil Ketua I, Yurizal MBE, dan Wakil Ketua II, Surya ST.

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Rejang Lebong M. Ali, ST mengatakan, rangkaian kegiatan peringatan HUT Kota Curup ke 138 tahun 2018 sedianya dilaksanakan dua minggu sebelum hari puncaknya, namun karena bertepatan dengan bulan puasa Ramadhan sehingga baru akan dilaksanakan setelah hari raya Idul Fitri 1439 Hijriyah mendatang.

“Tema peringatan HUT Kota Curup tahun ini adalah Melalui HUT Kota Curup ke 138 tahun 2018, Kita Wujudkan Kota Curup yang Indah, Aman dan Nyaman Menuju Masyarakat Rejang Lebong yang Sehat, Cerdas, Taqwa dan Sejahtera, Sesuai Visi Kabupaten Rejang Lebong yang tertuang dalam RPJMD 2016-2021,” papar Ali.

Diharapkan, agenda pekan seni budaya sebagaimana telah dilakukan selama ini hendaknya dapat dijadikan media mempromosikan potensi daerah. baik di tingkat regional, nasional maupun internasional.

Sementara Bupati Rejang Lebong, H.A. Hijazi, SH, M.Si, mengajak agar momentum Hari Jadi Kota Curup ke-138 ini dapat dijadikan sebagai wahana refleksi evaluasi atas apa yang telah dilaksanakan dalam berkontribusi memberikan warna dan makna bagi perjalanan sejarah Kabupaten Rejang Lebong. “Pada momen ini, kita dituntut untuk mengasah kepekaan dan kejelian serta kemampuan membaca persoalan-persoalan strategis yang tengah dialami oleh daerah untuk saat ini dan masa depan,” ujarnya.

Bupati juga mengajak agar momentum Hari Jadi Kota Curup ini dijadikan wahana meneguhkan komitmen, bersatu padu memberikan karya dan prestasi yang terbaik bagi Rejang Lebong sesuai dengan kapasitas, kapabilitas, dan kemampuan masing-masing.

Sekedar diketahui, hari jadi Kota Curup ditetapkan dengan Perda Rejang Lebong Nomor 6 Tahun 1998, yakni tentang Hari Jadi Kota Curup yang ditetapkan pada tanggal 29 Mei 1880.

Penetapan tersebut berdasarkan hasil seminar dan diskusi tokoh-tokoh masyarakat pada tahun 1998, persisnya pada saat kabupaten ini dipimpin Bupati Muslihan DS, juga didasari dengan data-data pendukung dari pemerintahan Belanda dan Jepang, termasuk pemerintahan Keresidenan Palembang. (aya/adv)

Rekomendasi
Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.