Wartawan Nusantaraterkini Tertulis dalam box redaksi, Hati - Hati dengan Pihak yang mengatas Namakan Nusantaraterkini.com/Ayo Gabung, Menjadi Jurnalis Profesional, di Seluruh Indonesia, Kontak : 082279249494

HMI Cabang Kisaran Gelar Aksi di Depan Kantor Bupati

ASAHAN – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kisaran Kabupaten Asahan menggelar aksi ke Kantor Bupati Asahan, tepatnya di halaman Kantor Bupati Kisaran pada Rabu (22/05).

HMI Cabang Kisaran yang diKetuai Andre Himawan Purba di statement tertulisnya, tepat 21 tahun era reformasi masyarakat indonesia sudah berjuang bersama-sama untuk kemajuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tercinta ini.

Dalam pesta demokrasi yang berlangsung 17 April 2019 di Indonesia berubah menjadi bencana kemanusiaan bagi masyarakat.

“Isu yang timbul setelah banyaknya pahlawan-pahlawan demokrasi yang meninggal dunia dan menimbulkan peratanyaan besar, Kenapa ?,” ujarnya.

Selain itu, musibah kemanusiaan telah menelan lebih dari 550 petugas penyelengara pemilu pada Pemilu 2019.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Asahan Taufik Zainal Abidin menanggapi tuntutan para Mahasiswa HMI. “Kepada para mahasiswa tuntutannya akan saya sampaikan kepada pimpinan daerah,” ucap Taufik Zainal saat selesai membaca statement yang mahasiswa berikan.

Mereka pun mendesak KPU RI agar menindaklanjuti rekomendasi Bawaslu terkait tata cara penginputan perhitungan suara. KPU RI harus bisa memastikan kepada masyarakat bahwa Pemilu berlangsung secara transparan, independen dan berkeadilan.

“Kami mendesak KPU RI untuk tuntaskan hasil keputusan Bawaslu terkait pelanggaran administrasi yang dilakukan KPU Ri,” ucapnya.

Sehingga kedatangan mahasiswa ke Kantor Bupati Asahan, bertujuan agar pemerintah daerah menyampaikan aspirasi mahasiswa dan masyarakat untuk melakukan evaluasi penyelenggaran Pemilu 2019.

“Audit penggunaan anggaran dana Pemilu sebesar Rp 25 triliun dan carut marutnya pelaksanaan Pemilu 2019,” tegasnya. (RD-A)

Loading...

Loading...

Ruangan komen telah ditutup.