Terbit : 20 September, 2019 - Jam : 21:22

Hindari Sergapan Polisi, Pemuda Hanyut di Sungai

Loading...

ASAHAN – Menghindari sergapan polisi, seorang pemuda dikabarkan hanyut di aliran Sungai Silau. Pemuda yang diduga bernama Riski, warga Jalan Durian Kelurahan Kisaran Naga Kecamatan Kisaran Timur Kabupaten Asahan disebut-sebut hanyut di Aliran Sungai Silau, Jumat (20/09).

Informasi dihimpun dari sejumlah warga, peristiwa berawal saat korban bersama seorang temannya, menghindari penggerebekan petugas polisi dari Satuan Reserse Narkoba Polres Asahan

“Dia pas sama temennya duduk-duduk di tangkahan pasir, tiba-tiba polisi datang. Katanya polisi Bang, mau gerebek narkoba. Trus si Riski lari lompat ke sungai, kejadiannya seusai Sholat Jumat tadi lah Bang. Setahu kami gak ada pake narkoba,” aku seorang warga, yang bernama Wiwin pada wartawan di sekitar lokasi awal korban dinyatakan hanyut.

Terpisah, saat dikonfirmasi wartawan, Kasat Narkoba Polres Asahan AKP Antony Tarigan mengatakan, pihaknya membenarkan ada melakukan patroli di sekitar lokasi, dan membuat seorang warga yang ketika itu belum diketahui identitasnya lantas menceburkan diri ke sungai.

“Memang benar anggota kita ada melaksanakan patroli ke Jalan Durian karena adanya laporan dari warga di daerah tersebjt marak peredaran narkoba,” jawab Antony melalui pesan Whatsapp, sekira pukul 18.04 WIB.

Amatan nusantaraterkini.com di lokasi, hingga berita ini dikirimkan, pemuda berusia, ditaksir 22 tahun itu belum juga ditemukan.

Sejumlah warga masih ramai di sekitaran lokasi awal tempat korban dinyatakan hanyut.

Sementara terlihat Tim SAR Pos Tanjung Balai Asahan dibantu BPBD Asahan melakukan pencaharian korban menggunakan dua unit kapal mesin.

“Kita lanjutkan pencaharian besok,” ucap Khaidir, petugas BPBD Asahan pada wartawan. (RD-A)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.