Terbit : 6 November, 2019 - Jam : 12:30

Harapan Pemilik Rice Mill Cilibang Jeruklegi Pasca TMMD Reguler Cilacap

Loading...

Cilacap – Adalah Agus (40) pemilik rice mill Mugi Lestari asal Dusun Kaligintung RT. 01 RW. 03, Desa Cilibang, Kecamatan Jeruklegi, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, yang mengaku terfasilitasi akses di desanya, yaitu aspal sepanjang 900 meter dengan lebar 2,5 meter.

Jalan yang telah dibangun melalui TMMD Reguler 106 Kodim 0703 Cilacap, dan diresmikan oleh Kasdam IV Diponegoro, Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa, SE.MM bersama Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji (31/10), menurutnya juga akan ikut mensejahterakan pengusaha penggilingan padi.

“Dengan jalan baru yang di aspal hotmix ini, tentu para petani padi akan lebih giat mengolah lahannya, sehingga kedepan juga akan menjadi berkah bagi kami penggilingan padi,” ucapnya.

Harga beras di Cilibang dan sekitarnya berkisar antara Rp. 7000-9000 ribu, tergantung jenis dan kadar air. Dirinya berharap, kedepan ada bantuan pemutakhiran alat sehingga mampu bekerja dalam skala besar dan kualitas penggilingannya memenuhi standar Bulog.

Dibenarkan Babinsa Cilibang dari Koramil 02 Jeruklegi, Sertu Jumadi, bahwa kunjungannya ke rice mill tersebut dalam monitoring perkembangan harga beras.

“Kami mengajak para petani dan pemilik rice mill untuk menjual sebagian hasilnya kepada Bulog sehingga terjaga stok beras di Cilacap dan bahkan nasional,” ucapnya.

Ditambahkannya, Upsus Pajale (Upaya Khusus Padi, Jagung dan Kedelai) ini, agar jangan sampai Indonesia impor beras lagi dari luar negeri. Pemerintah melalui Dinas Pertanian telah bekerja sama dengan TNI untuk menciptakan ketahanan pangan, salah satunya dengan pendampingan dan motivasi kepada para petani sejak mengolah lahan sampai pengawalan pemasarannya ke Bulog Daerah. (Aan/Red)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.