Wartawan Nusantaraterkini.com Terdaftar di Box Redaksi, Untuk Bergabung menjadi wartawan seluruh indonesia Hubungi : +62 822-8273-3432

Hadiri Petik Laut Puger, Bupati Wanti-Wanti, Jangan Tinggalkan Tradisi

Loading...

Jember- Bupati Jember dr.Hj.Faida MMR menghadiri upacara petik laut yang digelar masyarakat nelayan Desa Puger wetan Kecamatan Puger pada Rabu (2/9/).Kegiatan ini sebagai bentuk wujud syukur atas limpahan rahmad serta nikmat yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa.

Upacara petik laut yang diselenggarakan di tengah masa  pandemi, tetap mengedepankan protokol kesehatan.Terlihat peserta yang melakukan larung sesaji memakai masker serta menjaga jarak.

Meski demikian, acara petik laut ini tidak mengurangi kebiasaan tata cara petik laut, seperti kirab larung sesaji membawa kepala sapi dan arak-arakan berbentuk rumah, jukung dan kapal laut yang akan dilarung laut Puger keliling desa.

Didampingi Camat puger Winarno beserta segenap Muspika Kecamatan Puger, Kepala Desa Puger Wetan Inwanulloh dan segenap perangkat Pemdes Puger Wetan serta warga nelayan setempat.Bupati Faida memberikan apresiasi atas terselenggaranya acara petik laut.

“Petik laut sendiri adalah dalam upaya melestarikan tradisi khususnya masyarakat pesisir yang sudah berjalan turun-temurun dari nenek moyang, ” tutur Bupati.

Bupati mewanti-wanti, jangan meninggalkan tradisi, karena tradisi seperti ini adalah sebagai bentuk wujud syukur kita kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan wujud syukur ini perlu dilestarikan, yang terpenting semangat kebersamaan.

Saat kirab berlangsung, secara spontan Bupati membagikan ratusan masker kepada warga yang memadati sepanjang jalan.Rupanya kesempatan ini dibuat ajang sosialisasi disiplin penggunaan masker, juga sebagai bentuk kepedulian Bupati terhadap masyarakatnya pada masa Pandemi.

Bupati perempuan pertama di kabupaten Jember ini mengatakan, penggunaan masker disaat pandemi Covid 19 adalah sebagai usaha untuk memutus mata rantai Covid 19 dan melaksanakan Intruksi presiden (Inpres) No 6 tahun 2020.

“Di Inpres tersebut Presiden mewajibkan masyaraka menggunakan masker untuk memustus mata rantai Covid 19, tadi saya melihat warga Desa Puger wetan tanpa di himbau sudah menggunakan masker bahkan anak anakpun mengguna masker, maka dari itu kami memberi hadiah sebagai bentuk edukasi.” terangnya.

 

Sementara Kepala desa Puger Wetan Inwanullah menyampaikan, petik laut adalah tradisi yang menjadi agenda tahunan yang dilaksanakan warga Puger yang dimaknai sebagai ungkapan wujud syukur atas apa yang didapat selama ini di laut.

” Warga Puger Wetan khususnya, rata rata mata pencahariannya adalah sebagai nelayan atau menangkap ikan dilaut, maka seyogyanyalah warga  mengucapkan rasa syukur karena  mendapatkan ikan sebagai penghasilan sehari – hari.” ungkapnya. (Tahrir)

Rekomendasi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.