Wartawan Nusantaraterkini.com Terdaftar di Box Redaksi, Untuk Bergabung menjadi wartawan seluruh indonesia Hubungi : 0822-8166-4736

H-1 Pasar Tradisional OKU Selatan diserbu para pengujung

Loading...

OKU Selatan – Memasuki H-1 jelang Hari Raya Idul Fitri, pasar tradisional Saka Selabung makin dipadati pengunjung, baik yang datang dari Wilayah kota Muaradua maupun yang datang dari kecamatan lain di Kabupaten Ogan Komering Ulu ( OKU) Selatan, guna membeli keperluan lebaran, Sabtu ( 23/05/2020).

Namun, kebanyakan diantara para pengujung pasar terlihat masih mengabaikan protokol kesehatan yang telah di anjurkan pemerintah, dengan tidak menggunakan Masker dan tidak menjaga jarak saat berintraksi sesama pengujung maupun para pedagang.

Sepertinya, para pedagang dan pembeli di pasar terlihat acuh akan himbauan tim gugus tugas dan dinas kesehatan yang tak henti – hentinya, dalam memberikan himbau agar mereka mengikuti protokol kesehatan. Bahkan pedagang dan pembeli berkerumun dan terlihat tidak menggunakan masker.

Diketahui sebelumnya, tim medis dari dinas Kesehatan kabupaten OKU Satan sudah berulangkali memberikan imbauan kepada warga yang tidak menggunakan masker agar memakai masker namun hal tersebut tetap saja di abaikan.

Henafri salah satu pengujung pasar mengatakan, kehawatirannya terhadap masyarakat yang berbondong-bondong ke pasar maupun pertokoan untuk berbelanja tetapi mengabaikan protokol kesehatan.

Diceritakanya, memang menjelang Hari raya para pengunjung pasar maupun pusat perbelanjaan lainya, tidak dapat dihindari pasti akan diserbu para pembeli. Namun, sebaiknya harus lah menjaga kedisipilan diri sendiri itu yang lebih utama.

” Diharapkan, kepada Satgas yang bertugas harus selalu intens turun ke pasar mengawasi dan menyampaikan pentingnya menjaga jarak dan memakai masker ditengah merebaknya Covid-19 di provinsi Sumatera Selatan yang jumlah positifnya meningkat tajam sehingga semakin mengkawatirkan ini, ” ungkapnya.

Masyarakat harus menyadari, bahwa saat ini kita lagi berperang melawan virus corona. Protokol kesehatan adalah cara kita membentengi diri agar tidak terjadi transmisi lokal Covid-19 di OKU Selatan.

Ia berharap, semua masyarakat harus kompak secara bersamaan menjaga agar OKU Selatan tidak seperti OKU, OKI, Prabumulih dan Kota Palembang yang saat ini penyebaran virus corona melalui transmisi lokal terus bertambah.

“Kondisi tersebut yang kita harap jangan terjadi di OKU Selatan. Tetapi, semua kembali kepada kesadaran masyarakatnya. Dihawatirkan, terjadinya transmisi lokal Covid-19 karena kelalaian warganya, seperti telah terjadi di kabupaten yang berstatus Zona merah. Mari, kita ambil pelajaran yang sangat berharga bagi kelangsungan hidup kita dan orang lain,” harapnya. (Suardi)

Rekomendasi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.