Wartawan Nusantaraterkini.com Terdaftar di Box Redaksi, Untuk Bergabung menjadi wartawan seluruh indonesia Hubungi : +62 822-8273-3432

Gumukmas Rawan Kejahatan, Usai Perampokan, Komplotan Maling Sapi Kini Bebas Berkeliaran

Loading...

JEMBER- Beberapa warga di wilayah Jember selatan khususnya kecamatan Gumukmas merasa was-was dan ketakutan dengan sering terjadinya tindak kriminal aksi pencurian sapi, komplotan spesialis kejahatan ini semakin merajalela dan bebas berkeliaran.Sabtu, (10/10).

Apalagi jika melihat beberapa kasus yang terjadi selama ini, rata-rata pelaku “sukses manis” membawa kabur sapi hasil kejahatannya.Sebaliknya, warga jarang mendengar ada kabar polisi mengungkap kasus kejahatan yang satu ini dan membawa pelaku ke jeruji besi.

Tidak hanya itu, marak aksi kejahatan di Jember selatan, sepuluh hari yang lalu tepatnya 30 September kemarin, peristiwa perampokan disertai penganiayaan dialami seorang nenek berusia 70 tahun bernama Suma’ani alias Hj.Niwo, warga dusun Kebonan RT.02 RW.07 desa Gumukmas kecamatan Gumukmas.

Akibatnya korban mengeluh sakit di beberapa bagian tubuhnya, usai dipukul senjata clurit yang masih tertutup rangkanya serta diinjak-injak oleh pelaku.

Saat itu korban sedang berusaha mempertahankan gelang emas yang terpakai di kedua pergelangan tanganya, namun usahanya berakhir sia-sia, pelaku berhasil menarik paksa gelang tersebut dari tanganya.

Pelaku yang menurut korban berjumlah 2 orang, awalnya berniat hendak mencuri sepeda motor di rumah korban.Namun karena aksinya kepergok korban, tiba-tiba pelaku nekat merampok hingga berhasil menggasak sepasang incarannya, serta satu buah HP milik cucunya.Atas musibah ini korban menderita kerugian sekitar 20 juta rupiah.Kini pelaku masih dalam pengejaran petugas kepolisian.

Terbaru, peristiwa pencurian sapi kembali terjadi pada jumat dinihari kemarin sekitar pukul 02.00 WIB, kali ini menimpa seorang korban bernama Abdul Mu’in (55) warga Dusun Krebet Desa Gumukmas.Dua ekor sapi miliknya yang berada di dalam kandang pada malam itu tiba-tiba hilang, raib digondol maling.

Katanya, pelaku yang diduga berjumlah lebih dari satu orang memasuki kandang dengan cara menjebol dinding belakang yang terbuat dari bambu, selanjutnya keluar dengan membawa kabur hasil buruannya juga melalui tempat yang sama.

“Begitu saya tahu sapi tidak ada di kandang, serta melihat kandang belakang di bobol, saya langsung membangunkan tetangga untuk meminjam lampu senter dan minta tolong membantu mencari keberadaannya sapi tersebut, ” ujarnya.

Abdul Muin menjelaskan, satu ekor sapi yang hilang kini berhasil di temukan oleh warga tidak jauh dari rumahnya, sedangkan satunya lagi jenis limousin umur 7 bulan dibawa kabur pelaku.

Sapi yang hilang tersebut, lanjut Abdul Muin, milik orang lain yang dititipkan untuk dipelihara dengan sistem bagi hasil peranakanya (nggaduh).Beruntung pemiliknya merelakan sapi yang kini sudah di tangan pelaku.

Abdul Muin menuturkan, terakhir kali melihat sapi di kandang sekitar pukul 10.30 wib masih lengkap 2 ekor, namun saat kembali lagi ke kandang hendak memberi makan sekitar pukul 02.00 wib, keduanya sudah tidak ada lagi berada di dalam kandang yang lokasinya tepat di belakang rumahnya.

Ia mengaku bukan sekali ini saja mengalami musibah seperti ini. Tiga kali telah menjadi langganan korban pencurian sapi .Pertama dialami beberapa tahun silam, tiga ekor sapi hilang sekaligus dalam satu malam, yakni dua ekor milik keponakan dan 1 ekor miliknya .

“Kemudian terulang lagi, sapi sempat dicuri sudah keluar namun berhasil ketemu karena dikejar oleh warga dan yang terakhir sekarang, ” lanjutnya.

Dengan beberapa kali kejadian yang dialami, Abdul Muin tidak merasa takut apalagi trauma.Sebaliknya lebih semangat untuk tetap memelihara sapi.Karena bagi Dia memang itu bukan rejekinya.

“Jika masih rejeki saya mungkin akan kembali lagi.Kepada petugas kalau bisa bantu cari informasi sekaligus bisa menemukan yaa Alkhamdulilah, ” imbuhnya.

Sementara Kapolsek Gumukmas Iptu Subagyo dikonfirmasi melalui sambungan telepon membenarkan, telah terjadi kasus pencurian sapi di wilayah hukumnya yang menimpa korban Abdul Muin.Katanya, Polisi saat ini sedang berupaya mengungkap kasus ini. (Tahrir).

Rekomendasi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.