Wartawan Nusantaraterkini.com Terdaftar di Box Redaksi, Untuk Bergabung menjadi wartawan seluruh indonesia Hubungi : 0822-8166-4736

Gugus Tugas OKU Selatan Gelar Simulasi Pemakaman Pasien Covid-19

Loading...

OKU Selatan – Gugus tugas percepatan penanganan Covid -19 di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan menggelar Simulasi penanganan jenazah pasien yang terpapar virus Corona, melibatkan semua jajaran tergabung di dalam tim gugus tugas, tetang bagaimana caranya, mengurus jenazah terpapar Covid-19, dengan di lengkapi Alat Pelindung Diri (APD) sesuai standar, bertempat di Sekretariat gugus tugas Kamis (23/04/2020).

Adapun peragaan penanganan jenazah pasien Covid-19, dimulai dari cara memindahkan pasien dari ruang isolasi menuju kamar jenazah, lalu kumudian petugas medis membalut jenazah dengan plastik, hingga dilapisi dengan kain kafan, serta dibalut kembali dengan plastik dan di semprot dengan cairan disinfektanl

Setelah selesai dibungkus dua lapis plastik, petugas medis melakukan tayamum untuk jenazah. Usai tayamum, jenazah diletakan di dalam peti serta dipaku rapat. Bahkan peti jenazah dibungkus kembali menggunakan plastik dan disemprot kembali mengugunakan cairan disinfektan.

Dalam simulasi itu, setelah dilakukan proses mengkafani, serta tayamum, para petugas medis langsung menshalati jenazah di ruang jenazah RSUD Muaradua dengan jarak jauh, lalu setelah shalat jenazah yang sudah di dalam peti, dibawa untuk dikebumikan. Para petugas pemakaman juga menggunakan APD lengkap untuk menghindari terpapar virus Corona.

Kepala Sekeretariat Gugus Tugas OKU Selatan Dony Agusta, SKM., MM., menyebutkan, para petugas medis sebelumnya sudah dilatih bagaimana cara menangani jenazah Covid-19.

“ kami bersama dengan tim medis dari Puskesmas, RSUD dan Polri serta sejumlah pihak terkait melakukan simulasi, sehingga bila nanti ada kasus sudah ada standar penanganan. Dan petugas medis juga sudah siap,” Ujar Dony.

Persiapan penanganan jenazah Covid-19, bukan hanya di tataran petugas medis yang mengurusi jenazah tetapi sampai dengan kesiapan ambulans hingga proses penguburan.

“Tentunya, tetap berkoordinasi dengan TNI dan Polri serta pihak-pihak terkait. Namun tetap berharap jangan sampai ada kasus seperti ini,” katanya. (Suardi)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.