Wartawan Nusantaraterkini.com Terdaftar di Box Redaksi, Untuk Bergabung menjadi wartawan seluruh indonesia Hubungi : 0822-8166-4736

Gugus Tugas Berikan Bantuan dan Edukasi Kepada Keluarga Pasien R Selama Menjalani Isolasi

Loading...

OKU Selatan – Gugus tugas percepatan pencegahan Covid-19 Kabupaten Ogan Komering Ulu ( OKU) Selatan, kunjungi keluarga pasien berinisial R di desa Pagar dewa kecamatan Warkuk ranau selatan. Diketahui sebelumnya, pasien R sendiri meninggal dunia saat menjalani perawatan di Rumah sakit Ahmad yani kota Metro, dan dinyatakan positif Covid-19  setelah hasil Swabnya di keluarkan dari Balai laboratorium kesehatan Provinsi Sumatera selatan.

Mendapat informasi, terkait status pasien R tersebut yang dinyatakan positif Covid-19. Kemudian, gugus tugas kabupaten OKU Selatan bergerak cepat dengan mendatangi keluarga pasien yang berkontak secara langsung dengan pasien, serta memberikan edukasi tentang pemahaman mengenai penanganan dan pencegahan Covid-19, guna hindari hal – hal buruk yang akan terjadi.

Keluarga pasien sendiri menerima atas saran dan masukan dari Tim gugus tugas, lalu ke 14 keluarga pasien tersebut menerima atas saran yang dianjurkan gugus tugas, untuk mengisolasi secara mandiri selama 14 hari, dan bersedia untuk di ambil sempel Swabnya, pada tanggal 22 mei kemarin dan akan dilakukan pengambilan sampel Swab kedua pada 14 hari kedepan.

Gugus tugas percepatan pencegahan Covid-19 melalui juru bicara gugus tugas Marlis Abadi, SKM didampingi Sekretaris dinas kesehatan Zulpahmi, SKM, M.M, kepala bidang kesehatan masyarakat Umu Manazilawati, SKM, Camat Warkuk, kepala desa, perwakilan PMI kecamatan Warkuk.

Kembali menjenguk keluarga pasien, dengan memberikan bantuan berupa susu untuk Ibu hamil, Roti, susu bayi, mei Instan, beras, gula, garam, susu, telur, minyak, Aqua dan masker, buatan sendiri diterima langsung anak dari pasien R di kediaman, kamis (28/05/2020). 

Bantuan ini, diberikan guna untuk mensupport keluarga pasien selama menjalani karantina, dan juga guna untuk menjaga Imunitas mereka jangan sampai menurun, pasca telah ditetapkan nya pasien R positif Covid-19. Sebab apabila Imunitas mereka menurun sangat dikhawatirkan kemungkinan akan mudah terjangkit.

Pada kesempatan itu, juru bicara gugus tugas Marlis Abadi, SKM menjelaskan kepada keluarga pasien, untuk selalu mematuhi protokol kesehatan selama menjalani karantina, seperti menjaga jarak, makan – makanan yang bergizi, mencuci tangan dan selalu menggunakan masker.

Diharapkan, kepada ke 14 keluarga pasien R tersebut, untuk bersabar menjalani karantina, sembari menunggu hasil Swab mereka keluar, dan tetap selalu berada dirumah dengan mematuhi protokol kesehatan.

“Semoga saja, nantinya ke 14 keluarga pasien yang sedang menjalani Isolasi mandiri ini, hasil Swab mereka keluar negatif, agar merek bisa menjalani proses pergaulan di masyarakat kembali normal seperti biasanya, ” Ujar Marlis.(suardi)

 

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.