Gubernur Sumut: Boleh Kritik Tapi Tak Harus Demo

Loading...

Padangsidimpuan – Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi mengapresiasi setiap masyarakat yang meluangkan waktu dan pikiran untuk memperhatikan serta mengkritisi program yang dijalankan oleh pemerintah.

“Tetapi kritik itu harus solutif, bukan hantam kromo. Kemudian penyampainnya harus beretika dan tak mesti harus lewat demo,” kata Gubsu saat meresmikan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Kementerian PU-PR di Padangsidimpuan, Minggu (23/02/2020).

Ditegaskan Edy, masyarakat dan pemerintah itu harus kompak dan bersinergi. Sehingga tercipta suasana aman dan nyaman. Jika itu terwujud, maka target program pembangunan tercapai sesuai dengan yang diinginkan bersama.

Tak lupa Gubsu mengingatkan kepala daerah dan segenap aparatur pemerintah untuk selalu membuka komunikasi dengan rakyat. Sehingga aspirasi serta buah pikiran rakyat terakomodir, dan bisa dijadikan pertimbangan atau acuan perencanaan pembangunan daerah ke depannya.

Pemimpin yang baik itu, menurut Edy, adalah yang membuka komunikasi dengan bawahan dan rakyatnya. Kemudian rakyat yang baik itu ialah rakyat yang selalu memperhatikan dan memberi masukan kepada pemimpinnya.

“Saya sangat menghormati warga yang kritis, tetapi kritiknya yang solutif dan membangun. Saya juga selalu ingatkan, jika ingin sampaikan pendapat dan saran, silahkan kita berdialog langsung dan tak harus lewat demo,” katanýa.

Kepada Wali Kota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution, Gubernur Sumatera Utara berpesan mengikuti langkah ini. Karena dengan menjalin sinergitas komunikasi yang baik antara seorang pemimpin dan rakyat, maka akan terwujudlah Sumatera Utara yang Bermartabat dan Sidimpuan yang Bersinar.

“Kritik dan unjukrasa masyarakat itu sebuah hal biasa dialami seorang kepala daerah. Jadikan itu penambah stamina untuk semakin semangat dan bergairah mewujudkan pembangunan daerah,” pesan Edy Rahmayadi.

Kepada masyarakat, Gubsu berharap agar bisa memberikan kritik yang dan solutif dan bukan yang didasari kebencian. Karena jika didasari ketidaksukaan, apapun kebaikan atau prestasi yang dibuat kepala daerah, maka tidak akan pernah dianggap baik oleh oknum itu.

Wali Kota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution sangat berterimakasih atas tuntunan yang diberikan Gubsu. Dia berjanji akan berupaya semaksimal mungkin menjalankan petuah itu.

“Terimakasih atas wejangan pak Gubernur. Di era demokrasi Ini, konstitusi kita memberi ruang dan jaminan kebebasan mengemukakan pendapat. Petuah bapak ini merupakan sebuah solusi yang baik, dan akan kami jalankan,” katanya dengan semangat. (Erijon DTT)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.

Aksi Dilarang