Gelombang Laut Masih Tinggi, Nelayan Diminta Tak Melaut

NusantaraTerkini.Com, Papua – Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah V Jayapura memperkirakan gelombang laut tinggi masih terjadi hingga 3 Februari 2019 di sejumlah wilayah Papua dan Papua Barat.

“Kondisi curah hujan ini juga berdampak pada tinggi gelombang laut. Perkiraan BMKG sebelah timur di laut Arafuru, Yossudarso sampai Merauke tinggi gelombang masih 3-4 meter,” jelas Kepala BBMKG Wilayah V Jayapura Petrus Demon Silii S.IP, M.Si, saat ditemui wartawan di Kantor BBMKG Entrop, Jayapura Kamis (31/1/2019).

Disampaikan melihat tinggi gelombang yang cukup berbahaya bagi aktifitas pelayaran terutama kapal-kapal kecil dan nelayan, BMKG juga turun langsung ke otoritas pelabuhan, juga nahkoda untuk memberikan pelayanan informasi publik yang hingga saat ini masih dijadikan refrensi.

“Di Merauke ketinggian gelombang bisa sampai 4 meter juga di wilayah lainnya seperti Fakfak, Timika dan Kaimana sehingga kami sudah berikan warning ke beberapa kabupaten,” tambahnya.

Sedangkan di wilayah utara tinggi gelombang berkisar 2-3 meter, “karena kecepatan angin 10-20 knot, jadi masih bisa dilayari kapal-kapal perintis, baik ke arah Sarmi maupun Mamberamo, sementara kapal kecil kami minta tetap waspada,” imbaunya. (Fai)

Rekomendasi
Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.