Gelar Audiensi, PADAS Tuntut Penutupan Cafe Jojoo, Komisi II Akan Panggil Manajemen dan Disperindag

Blitar – Puluhan warga yang tergabung dalam Paguyuban Pemuda Sukorejo (PADAS) mendatangi kantor DPRD Kota Blitar, Jumat (21/06/2024).

Kedatangan mereka ini menuntut penutupan Cafe Jojoo yang berada di Pasar Legi Kota Blitar dan meminta audiensi dengan Komisi II DPRD Kota Blitar.

Dalam audiensi yang dipimpin Ketua Komisi II DPRD Kota Blitar, Yohan Tri Waluyo didampingi sejumlah anggota Komisi II itu, PADAS menyampaikan sejumlah aspirasi dan beberapa keluhan.

Ketua Paguyuban Pemuda Sukorejo, Triman Sugianto atau Mbah Triman menilai pihak manajemen Cafe Jojoo sudah tidak komitmen lagi sama masyarakat sekitar.

Menurutnya, warga sekitar telah membantu Cafe Jojoo ketika akan disegel pada 2022 lalu. Warga meminta komitmen untuk memberdayakan masyarakat sekitar sebagai karyawan dan meminta free 50% setiap warga sekitar datang ke cafe itu.

“Kenyataannya, 1 sampai 2 bulan lancar, selebihnya tidak pernah. Manajemennya sendiri tidak pro aktif. Soal keributan yang terjadi pada malam minggu itu karena warga menuntut haknya yang free 50% tidak dikasih,” ungkapnya.

Ketua Komisi II DPRD Kota Blitar, Yohan Tri Waluyo mengatakan, pihaknya berencana memanggil pihak manajemen Cafe Jojoo dan Disperindag Kota Blitar pada 26 Juni mendatang.

“Nanti akan kami panggil pihak manajemen Cafe Jojoo dan Disperindag. Kita akan sampaikan terkait hearingnya dari Paguyuban Pemuda Sukorejo,” imbuhnya. (rd)

 

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.