Ayo Gabung, Menjadi Jurnalis Profesional, di Seluruh Indonesia, Kontak : 082279249494

Fosil Purba Situs Semedo, Vertebrata Purba Tertua di Indonesia

NusantaraTerkini.Com, Brebes – Situs Purba Semedo adalah pesaing baru Situs Sangiran.
Sejak viral di dunia ilmiah pada 2005 lalu, kini mulai menjadi kunci bagi ilmu pengetahuan arkeologi, paleontologi, paleoantropologi ataupun geologi tentang proses migrasi dan kolonisasi manusia purba di Jawa.

Fosil di situs ini pertama kali ditemukan Dakri (59) petani dan seniman asal Desa Semedo Kecamatan Kedungbanteng Kabupaten Tegal yang telah mengumpulkannya sejak tahun 1987 saat dirinya sedang mengurus ladang jagung.

Kini anak Dakri, Sisworo (35) Ketua Komunitas Peduli Situs Semedo (KPSS) yang merawat Museum Semedo yang belum diresmikan itu bersama Bedjo (33) warga Desa Gandasuli Kecamatan/Kabupaten Brebes.

“Kehidupan purba daerah Semedo sangat strategis secara letak geografis, pasalnya di titik singgungan pegunungan Serayu Utara dan dataran aluvial pantai utara Jawa yang didominasi endapan vulkanik dari Gunung Slamet. Bagian dasar situs ini diperkirakan berumur tersier pada pembentukan masa akhir Pliosen,” ujar Sisworo melalui sambungan ponsel kepada Serka Aan Setyawan, Penerangan Kodim 0713 Brebes, Senin malam (7/1/2019).

“Ini kemungkinan yang membuat banyak vertebrata purba bermigrasi kesini,” ungkapnya lagi.

Katanya kehadiran fosil-fosil Semedo dapat digolongkan kedalam Fauna Satir, Fauna Cisaat, Fauna Trinil-HK serta Fauna Kedungbrubus, bila mengacu biostratigrafi fauna vertebrata Jawa oleh de Vos et al. (1982) dan Sondaar (1986).

Berbagai fosil penemuan antara lain gajah purba (elephas, stegodon dan mastodon/sinomastodon bumiajuensis), kerbau purba (bubalus palaeokerabau), banteng purba (bos palaeosondaicus), kura-kura (testudo sp, trionyx sp dan geochelone), buaya (crocodilus sp), harimau (panthera sp), serigala (canis sp), hyaena (hyaena sp) dan rusa (cervus hippelaphus).

Selain itu, juga ditemukan pula fosil hewan laut seperti fragmen gigi hiu (carcharodon megalodon) dan mollusca (anadara/arca, turritella, murex dan antigona).

Semedo kemungkinan dapat mengisi bahkan menggeser Fauna Satir yang hingga saat ini diketahui terdiri dari fosil mastodon, hexaprotodon simplex, geochelone atlas dan cervidae.

“Hingga kini kegiatan yang sudah dilakukan adalah menginventarisasi serta mengidentifikasi fosil temuan hingga dilakukannya ekskavasi pada lokasi seputar temuan fosil manusia purba homo erectus yang ditemukan pada tahun 2011 silam yang dinamai Semedo 1,” jelasnya. (Aan Pendim 0713/Redaksi).

Rekomendasi
Comments
Loading...